Macan kumbang anakan ini kali pertama didapati oleh Casmadi, pada Sabtu (25/2) pagi. Posisi binatang itu berada di dapur warung miliknya. Kondisinya lemas tak bertenaga.
Tim dokter hewan dari Balai Konservasi BDC langsung melakukan penanganan. Menurut mereka macan itu betina, usianya kurang lebih tiga tahun. Luka di tubuh binatang itu diperkirakan karena berkelahi dengan babi hutan.
"Sudah dievakuasi ke Balai Konservasi BDC untuk mendapat perawatan di sana," kata Kapolsek Talun Iptu Adhi Agung.
Menurut keterangan pemilik warung, macan tersebut bukan kali pertama datang. Sebelumnya sudah dua malam masuk ke warung itu lalu diusir.
Pegiat Swara Owa Wawan mengatakan, belum ada penelitian soal populasi macan kumbang di hutan sekitaran Petungkriyono, termasuk Talun. Namun keberadaan hewan langka itu pernah tertangkap kamera yang sengaja dipasang tim Swara Owa.
"Jenisnya sama. Namun yang kami pernah tertangkap kamera kami, lebih besar," ucapnya. (nra/bas) Editor : Agus AP