Banjir dan rob di Kecamatan Tirto masih menghantui warga. Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) separo dari total usulan terkait dengan persoalan tersebut.
"Dari 16 usulan, delapan diantaranya berkaitan soal penanganan rob dan banjir," kata Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun.
Ia menambahkan, yang paling diharapkan dan diinginkan warga adalah rumah pompa. Itu menjadi usulan prioritas Desa Mulyorejo yang memang merupakan desa paling utara kecamatan Tirto. Pihaknya akan mencoba mendesak Pemkab Pekalongan mewujudkan rumah pompa itu.
"Jika kesulitan, Pemkab mestinya bisa minta tolong ke pemprov atau pemerintah pusat," ujarnya.
Permasalahan banjir dan rob tak berhenti soal genangan air. Melainkan banyak dampak kerusakan yang ditimbulkan. Lahan pertanian dan budidaya ikan ikut terdampak.
"Selain itu juga jalan berlubang. Maka Desa Jeruksari dan Pandanarum pun usul perbaikan jalan," tambahnya.
Usulan lain terkait penanganan banjir diantaranya Desa Ngaliyan dan Karanganyar. Yang mengusulkan pembangunan senderan sungai. Desa Silirejo mengusulkan pembangunan drainase atau sodetan ke Sungai Sengkarang.
"Kecamatan Tirto ini langganan banjir dan butuh penanganan serius. Jadi harus segera direalisasikan," tambah Hindun. (nra/fth) Editor : Agus AP