Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil, Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Pekalongan Hurip Budi Riyantini mengatakan, UMKM Center itu mulai dibangun pada 2018 silam. Pembangunannya menelan dana senilai Rp 7.292.594.000."Luas lahannya 4.000 meter persegi. Sedangkan luas bangunannya 1.850 meter persegi," ungkapnya saat menyampaikan laporan dalam peresmian gedung itu Kamis (16/7/2020).
UMKM Center terdiri dari tiga blok, yakni blok A, B, dan C. Masing-masing blok menampung berbagai klaster UMKM. Di antaranya klaster batik, fashion, produk pertanian, herbal, dan ikan hias. "Ada juga klaster start up IT yang beranggotakan kreator video digital, youtuber, programmer, desainer, dan ilustrator musik," imbuhnya.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan, kehadiran UMKM Center merupakan upaya menumbuhkan perekoniman secara massif. Gedung tersebut diberi nama UMKM Center Jampi Rogo. “Pembangunannya menghabiskan dana yang tidak sedikit. Jadi, mari gerakkan bersama," tegasnya. (nra/ton/bas) Editor : Agus AP