RADARSEMARANG.ID, JEPARA - Pemilik hotel Mustika Pelangi Jepara ditemukan meninggal.
Sontak saja warga sekitar di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Jepara geger dengan penemuan korban perempuan berinisial T berusia 44 tahun tersebut.
Ditemukannya korban meninggal pada Kamis (19/10) sekitar pukul 17.30.
Berawal dari Rudi Haryanto (suami korban) yang memberi tahu kepada dua anaknya yang sedang berada di Hotel Mustika.
Baca Juga: Menyusul Sekda Jepara Dipecat, Plh Diisi Dwi Riyanto
Bahwa ibunya berinisial T telah meninggal di rumah.
Mereka kemudian bergegas ke rumah korban untuk memastikan kabar tersebut.
Diketahui lokasi kejadian tepatnya di RT 01/RW 01, Desa Sengonbugel Kecamatan Mayong, Jepara.
Ternyata benar, korban T ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Posisi korban saat ditemukan berada di atas tempat tidur di ruang tengah.
Tak hanya itu, terdapat sejumlah luka lebam di tubuh korban.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mayong.
Sekitar pukul 20.00, tim Inafis Polres Jepara mendatangi lokasi kejadian.
Kejadian tersebut dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Ahmad Masdar Tohari menjelaskan, jasad korban pertama diketahui oleh mantan suami korban bernama Rudi Haryanto.
"Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Mayong 2, ada sejumlah luka dan lebam di tubuh korban," jelas Kasat Reskrim.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD R.A. Kartini Jepara untuk diotopsi.
Hingga Jumat (20/10) pukul 01.00 dini hari, tim dari Dokter Polda Jateng masih melakukan otopsi jasad korban.
Diduga, T menjadi korban pembunuhan.
Lantaran ditemukan sejumlah luka di tubuhnya.
Sekitar pukul 20.00, tim Inafis Polres Jepara mendatangi lokasi kejadian.
"Hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Mayong 2, ada sejumlah luka dan lebam di tubuh korban," jelas Kasat Reskrim.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD R.A. Kartini Jepara untuk diotopsi.
Hingga Jumat (20/10) pukul 01.00 dini hari, tim dari Dokter Polda Jateng masih melakukan otopsi jasad korban.
Diduga, T menjadi korban pembunuhan.
Lantaran ditemukan sejumlah luka di tubuhnya.
Editor : Agus AP