RADARSEMARANG.ID, Semarang – Di tengah bisingnya dunia maya, lantunan ayat suci Alquran dinilai mampu menghadirkan kesejukan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bahkan meminta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak berhenti sebagai agenda perlombaan. MTQ harus terus digaungkan di seluruh Indonesia.
Pesan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu (19/9) malam. “Kalau bisa tiap hari lakukan Musabaqah Tilawatil Quran di seluruh provinsi Republik Indonesia,” tegasnya. Menurut dia, sembilan hari pelaksanaan MTQ telah menghadirkan suasana aman dan tenteram di Jawa Tengah.
Luthfi menyoroti derasnya disinformasi di media sosial. Ujaran kebencian, kampanye hitam, hingga fitnah dinilai semakin mudah beredar. “Dengan MTQ, semuanya kembali kepada hal yang benar. Menceritakan hal-hal yang benar,” ujarnya. Ia meminta peserta dan masyarakat membawa pesan tersebut setelah kembali ke daerah masing-masing.
“Jangan ulangi disinformasi, jangan ulangi black campaign, jangan ulangi hate speech, ujaran kebencian, dan jangan ulangi fitnah-fitnah yang bergentayangan di dunia maya,” tegasnya. Ia berharap para kontingen membawa cerita yang menyejukkan dari Jawa Tengah, bukan kembali menyebarkan informasi yang memecah belah.
Selain pesan keagamaan, Luthfi menegaskan MTQ juga memberi dampak ekonomi. Aktivitas perdagangan dan pelaku usaha ikut bergerak selama sembilan hari penyelenggaraan. Ia menyebut berdasarkan data BPS, perputaran ekonomi yang terjadi selama MTQ mencapai sekitar Rp1,3 triliun di wilayah Jawa Tengah dan nasional. “Hal ini menandakan bahwa MTQ memberikan berkah lahir maupun batin bagi kita semuanya,” katanya.
Luthfi juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan gelar juara sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Mereka yang belum meraih juara tetap memiliki nilai perjuangan karena telah berlatih dan melantunkan ayat suci Alquran. “Khususnya Jawa Tengah yang tidak dapat juara, Anda tetap juara di hadapan Allah subhanahu wa taala,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Luthfi mengapresiasi seluruh panitia, dewan hakim, LPTQ, kontingen, official, pendamping, serta masyarakat yang menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Ia berharap semangat mengagungkan Alquran tidak berakhir bersama penutupan. “Ceritakan hal-hal yang menyejukkan,” pesannya. Kalimantan Timur menjadi juara umum MTQ Nasional XXXI. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi