Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jateng Jadi Percontohan Nasional B50, Dimulai dari Alat Mesin Pertanian

Adityo Dwi Riyantoto • Jumat, 10 Juli 2026 | 04:58 WIB
Ahmad Luthfi Siap Mendukung Implementasi Mandatori B50, Dimulai dari Alat Mesin Pertanian
Ahmad Luthfi Siap Mendukung Implementasi Mandatori B50, Dimulai dari Alat Mesin Pertanian

RADARSEMARANG.ID, Karawang— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti gas elpiji. Langkah tersebut semakin diperkuat setelah Presiden Prabowo Subianto melihat praktik baik pemanfaatan CNG di Jawa Tengah sebagai percontohan untuk diterapkan secara nasional.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Peluncuran Mandatori bahan bakar B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis , 9 Juli 2026.

Luthfi mengatakan, selama ini pemanfaatan CNG di Jawa Tengah telah berjalan di sejumlah sektor dan ke depan akan terus diperluas, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga.

Menurut Luthfi, potensi energi baru terbarukan di Jawa Tengah sangat besar. CNG merupakan salah satu potensi yang luar biasa tersebut. Bahkan, CNG juga sudah banyak digunakan oleh 

 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. 

Peluncuran Mandatori B50 dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Peluncuran Mandatori B50 dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

 

Dalam acara peresmian tersebut, Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung terkait dengan penggunaan CNG di Jawa Tengah yang sudah sangat banyak. Praktik tersebut akan diteruskan di tingkat nasional.

"Baru kita ketahui bahwa kita punya CNG, di Jateng penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan," katanya.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa kemandirian energi sangat vital bagi kelangsungan hidup suatu bangsa. Ia bersyukur bahwa Indonesia dikaruniai sumber energi yang luar biasa. Program seperti B50 dan CNG bukan sekadar pencapaian teknologi, tetapi bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.

"Kita memiliki cadangan geothermal yang sangat besar, kita memiliki cadangan batubara salah satu terbesar di dunia, cadangan gas besar," katanya. (*)

Editor : Baskoro Septiadi
#bbm b50 #bbm biodisel #Presiden Prabowo #Ahmad Luthfi #JAWA TENGAH