RADARSEMARANG.ID — Kunjungan wisata ke Kabupaten Kebumen mencapai angka tertinggi di Jawa Tengah selama libur Lebaran tahun 2026.
Data yang dikeluarkan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah menunjukkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kebumen mencapai 673.384 orang selama libur Lebaran tahun 2026.
Tiga pantai di Kebumen masuk dalam 10 besar destinasi wisata favorit di Jateng, yakni Pantai Mliwis, Pantai Menganti, dan Pantai Setrojenar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen, Frans Haidar, mengatakan bahwa hal ini merupakan kabar baik bagi sektor pariwisata di Kebumen.
"Potensi wisata DTW di Kebumen sangat besar dan sangat mungkin dikembangkan menjadi destinasi wisata," ujarnya, Senin (6/4/2026).
Frans mengatakan bahwa daya tarik wisata di Kebumen beragam.
Selain wisata pantai atau wisata alam, Kebumen juga memiliki banyak wisata kuliner.
Menurut Frans, jumlah pengunjung ke Kebumen selama libur Lebaran meningkat, salah satunya karena adanya tradisi yang dilakukan oleh masyarakat.
Warga Kebumen biasa berlibur ke pantai saat hari Lebaran tiba.
Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa kesadaran masyarakat dalam mengelola tempat wisata mereka mulai bertambah.
Kabupaten Klaten berada di peringkat kedua dalam jumlah wisatawan terbanyak di Provinsi Jawa Tengah.
Libur Lebaran Idul Fitri 1447 H berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 28 Maret 2026.
“Terima kasih atas kepercayaan dan kunjungan dari 555.460 wisatawan selama libur Lebaran tahun 2026. Angka ini naik 11% dibandingkan tahun sebelumnya, dan memposisikan Klaten sebagai urutan kedua destinasi wisata di Jawa Tengah," terang Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
Baca Juga: Lirik Lagu Lighter Jelly Roll and Carin Leon: Soundtrack Piala Dunia 2026 FIFA World Cup
Bupati Klaten menyampaikan hal tersebut melalui akun Instagramnya @hamenang pada hari Jumat tanggal 03 April 2026.
Mas Hamenang juga menjelaskan bahwa capaian ini dicapai berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah, para pelaku wisata, dan masyarakat Klaten yang berhasil menjadikan daerah tersebut sebagai tempat tuan rumah yang ramah dan baik bagi para wisatawan.
Sebagai informasi, lima destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi antara lain Kompleks Candi Prambanan, Rowo Jombor, Umbul Pelem, Umbul Kemanten, dan Objek Mata Air Cokro.
Klaten menempati peringkat kedua dalam jumlah wisatawan yang berkunjung di Jawa Tengah, setelah Kebumen yang menjadi yang teratas, dan lebih banyak dibandingkan Wonosobo yang berada di peringkat ketiga.
Kunjungan wisatawan meningkat lagi selama libur Lebaran, yang kembali menunjukkan bahwa Wonosobo tetap menjadi salah satu tempat favorit di Jawa Tengah.
Kabupaten ini menduduki peringkat ketiga daerah dengan jumlah pengunjung wisata terbanyak, menunjukkan daya tarik destinasi yang tetap kuat meskipun terdapat persaingan antar daerah.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2026: Rabu 17 Juni 2026, Lokasi Stadion, Grup, Negara yang Bertanding
Data dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah menunjukkan bahwa jumlah pengunjung wisatawan ke tempat-tempat wisata di provinsi tersebut adalah 5,86 juta kali.
Angka itu meningkat 7,4 persen dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan bahwa perjalanan wisata dalam negeri masih cukup aktif dan berubah terus-menerus.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fatonah Ismangil, mengatakan bahwa Wonosobo mencatat jumlah kunjungan wisatawan sebesar 530.150 selama masa libur Lebaran.
Capaian tersebut membuat Wonosobo berada di bawah Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Klaten.
Posisi tersebut juga membuat Wonosobo mendahului beberapa daerah lain yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata, seperti Kota Semarang dan Kota Surakarta.
Menurut Fatonah, hasil tersebut menunjukkan bahwa Wonosobo masih menjadi pilihan utama banyak wisatawan sebagai tujuan wisata di Jawa Tengah.
Kunjungan wisata yang tinggi saat Lebaran tidak terlepas dari adanya tradisi mudik yang masih sangat kuat.
Namun, pola ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan keluarga untuk bersantai setelah libur yang lama dan meningkatnya kegiatan wisata dalam negeri.
Wonosobo memiliki beberapa keunikan yang terus menarik pengunjung dari berbagai daerah, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Lanskap alam di dataran tinggi, udara yang sejuk, serta berbagai destinasi yang cocok untuk keluarga membuat kabupaten ini tetap menarik dan kompetitif selama masa liburan.
Beberapa wisatawan juga memilih Wonosobo sebagai titik berhenti yang strategis saat berwisata ke rumah kampung.
Gabungan dari kemudahan akses untuk berkeliling, berbagai pilihan wisata alam, serta suasana daerah yang cukup nyaman semakin memperkuat tempat tersebut sebagai destinasi wisata di Jateng.
Kondisi seperti ini membutuhkan pengelolaan jumlah pengunjung yang lebih efektif.
Distribusi pengunjung, kesiapan fasilitas umum, dan pengawasan di lokasi wisata merupakan hal penting agar peningkatan kunjungan tetap bermanfaat dan tidak merusak destinasi.
Momen libur Lebaran menunjukkan bahwa Wonosobo tidak hanya mampu menarik banyak pengunjung, tetapi juga memiliki daya saing yang nyata di tingkat provinsi.
Dengan mengelola secara tepat, angka kunjungan sebanyak 530.150 bisa menjadi bahan penting untuk memperkuat sektor pariwisata daerah dan memastikan pengalaman wisatawan tetap berkualitas. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi