Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kebutuhan Lampu Penerangan Jalan Provinsi Masih Kurang 19 Ribu, Anggaran Capai Rp 20 Juta Per Unit

Khafifah Arini Putri • Selasa, 10 Maret 2026 | 20:26 WIB

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Arief Djatmiko.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Arief Djatmiko.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ketersediaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan provinsi Jawa Tengah masih kurang 19 ribu.

Kondisi masih jauh dari total kebutuhan yang mencapai 34 ribu lampu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengatakan saat ini jumlah lampu jalan yang terpasang di ruas jalan provinsi sekitar 15 ribu unit.

Sementara kebutuhan keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 34 ribu unit.

 Baca Juga: Bandel, Kejari Kota Semarang Gugat 3 Perusahaan Tak Bayar Iuran BPJS

"Sekarang kira-kira ada (terpasang) 15 ribu. Kekurangannya 19 ribu, jadi kebutuhannya memang baru terpenuhi sekitar 50 persen," kata Arief, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan kekurangan lampu penerangan jalan tersebut tersebar di seluruh wilayah di Jawa Tengah. Seperti di jalur pantura, jalur tengah maupun jalur selatan.

Menurutnya, pemasangan lampu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas.

"Tersebar ya (di berbagai wilayah Jateng), yang memang kita harapkan adalah ada prioritas," imbuhnya.

Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah pusat dalam pemasangan lampu penerangan jalan.

Kondisi ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan penerangan di ruas jalan yang dinilai rawan kecelakaan.

 Baca Juga: Kenapa SKTP Belum Muncul di Info GTK Maret 2026? Ini Penjelasan Resmi Mekanismenya

"Ada titik-titik jalan kabupaten, ada titik-titik jalan provinsi yang kita kolaborasi dengan APBN. Jadi di titik-titik rawan ada kecelakaan dan segala macam, ketika kita tidak bisa pasang, kita minta bantuan APBN," bebernya.

Lebih lanjut Arief menyebut tahun 2026, DIshub Jateng berecana menambah sekitar 250 unit lampu penerangan jalan diberbagai titik.

Kendati demikian, pemasangan itu masih menunggu proses penganggaran.

"Rencana kita nambah 250, tersebar (di seluruh Jateng)," tegasnya.

Pihaknya pun menjelaskan biaya pemasangan satu unti lampu penerangan jalan mencapai Rp 20 juta. Anggaran ini sudah mencakup dengan tiang dan pengecoran.

"Per lampu sekitar Rp 20 juta, termasuk lampunya, tiangnya, terus kemudian pengecoran," ujranya.

 Baca Juga: Ruas Tol Bawen-Ambarawa Mulai Difungsikan 13 Maret, Pukul 06.00 sampai 18.00 WIB

Arief pun mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika menemukan lampu jalan yang rusak atau mati.

Menurutnya laporan dari masyarakat ini dinilai penting. Sebab kerusakan lampu tidak selalu dapat terdeteksi secara langsung oleh petugas.

"Kalau ada lampu-lampu yang mati segera koordinasi dengan dishub setempat atau dishub kabupaten, yang penting lapor dulu pasti kita respon," pungkasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#lampu penerangan jalan #JAWA TENGAH #dinas perhubungan