RADARSEMARANG.ID - Polda Jateng melaksanakan kegiatan Operasi Zebra Candi 2025. Tujuan operasi zebra ini, bertujuan mencegah dan juga mengantisipasi terjadinya fatalitas korban kecelakaan lalulintas.
Tercatat, kasus lakalantas di Jawa Tengah masih tergolong marak. Sepanjang tahun ini hingga November 2025, tercatat sejumlah kejadian menonjol lakalantas.
Berdasarkan kejadian lakalantas di Jawa Tengah, ada di Jalan Tol Batang. Kecelakaan ini dialami bis terguling pada Minggu 26 Oktober 2025. Jumlah korban meninggal 3 orang.
Berikutnya, di Jalan Tol wilayah Pemalang, bus berpenumpang mengalami kecelakaan tunggal, dengan korban meninggal 4 orang pada Sabtu 25 Oktober 2025.
Kemudian, kecelakaan tabrak lari di Jalan Gedongan, Kabupaten Sragen, pada Senin 26 Oktober 2025.
Korban meninggal 4 orang. Jalan Raya Purworejo - Magelang, truk menabrak bus, korban meninggal sebanyak 11 orang, pada 6 Mei 2025.
Termasuk juga, rombongan anggota sopir anggota DPR RI, yang akhirnya meninggalnya Gus Alam, tahun 2025.
Belum lagi, jumlah kecelakaan dengan korban meninggal di wilayah kabupaten maupun kota di Jawa Tengah.
Sedangkan kegiatan operasi zebra candi 2025 ini, Polda Jateng dan jajaran Polres di wilayah Jawa Tengah juga telah melaksanakan gelar apel pasukan untuk kesiapan kegiatan tersebut, di Mapolda Jateng, serta perwakilan instansi terkait. Senin (17/11/2025).
Dirsamapta Kombes Pol Risto Samodra, menyampaikan bahwa Apel gelar Operasi Zebra Candi 2025 digelar untuk mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana yang akan digunakan dalam Ops Zebra Candi 2025.
Menurutnya, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya resiko keselamatan jalan yang ditandai dengan masih tinggi angka kecelakaan dan pelanggaran yang masih cukup tinggi.
"Dari data yang dihimpun dalam Ops Zebra 2024 sejumlah 520 kejadian laka lantas mengalami tren turun 29 kejadian dibandingkan periode tahun 2023, sejumlah 549 kejadian namun untuk korban Meninggal dunia sebanyak 24 orang," ungkapnya saat memimpin gelar pasukan, Senin (17/11/2025)
"Di tahun 2024 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 19 orang. Sedangkan jumlah pelanggaran dalam Operasi Zebra 2024 sebanyak 73.859 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 5.556 lembar tilang," lanjutnya.
Operasi Zebra Candi akan menyasar berbagai pelanggaran seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi dibawah umur, berboncengan lebih dari satu, tidak memakai helm SNI atau sabuk keselamatan, mabok saat berkendara, melawan arus dan melebihi batas kecepatan.
"Operasi Zebra candi 2025 digelar guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang perayaan Natal dan tahun baru," jelasnya.
Pihaknya juga menegaskan operasi kali ini mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan humanis, disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan berlangsung selama 14 hari, dimulai tanggal 17 sampai dengan 30 November 2025 selama 14 hari.
"Jumlah personil yang dikerahkan 240 polda Jateng dan polres jajaran sebanyak 2.238 dengan total 2.478 personil gabungan Polda dan Polres Jajaran," pungkasnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi