Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Dua Tokoh Ini Bakal Berebut Kursi Ketua KONI Jateng

Figur Ronggo Wassalim • Jumat, 19 September 2025 | 18:14 WIB

HUMAS KONI JATENG 

Pendaftaran bakal calon Ketua KONI JATENG
Pendaftaran bakal calon Ketua KONI JATENG

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Suasana Kantor KONI Jawa Tengah di kompleks GOR Jatidiri, Kamis (18/9) siang, tampak berbeda.

Belasan mobil berjejer di halaman parkir. Rombongan berjumlah sekitar 26 orang datang beriringan, dipimpin oleh Budi Santoso. 

Mereka bukan sekadar tamu, tapi membawa misi penting, mengambil formulir pencalonan Ketua Umum KONI Jateng 2025–2029 untuk Sujarwanto Dwiatmoko.

Langkah Sujarwanto, yang kini menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jateng, menandai dimulainya proses penjaringan. Rombongannya tercatat sebagai yang pertama mengambil formulir. 

“Kami melihat dari sisi kapasitas dan pengalaman, Insyaallah beliau memenuhi semua syarat. Beliau bukan orang baru di dunia olahraga,” kata Budi Santoso, yang mendapat mandat langsung melalui surat kuasa dari Sujarwanto.

Sujarwanto memang punya rekam jejak panjang. Selain malang melintang di birokrasi, ia pernah dipercaya menjadi Penjabat (Pj) Bupati di tiga daerah berbeda. 

“Integritasnya terjaga, akseptabilitasnya luas, dan beliau sudah didukung 52 cabang olahraga,” tambah Budi.

Namun, persaingan tidak sendirian. Siang harinya, giliran Kolonel (Purn) Catur Puji Santoso datang langsung mengambil formulir.

Mantan perwira TNI yang kini aktif sebagai Ketua Harian Muaythai Jateng itu juga mendapat sokongan puluhan cabor. 

“Banyak yang datang ke rumah, melamar saya agar maju. Kalau memang diperlukan untuk Jawa Tengah, saya siap,” ujar Catur.

Catur, yang juga membina Karate-Do Gojukai, FASI, dan klub sepatu roda Kairos, menegaskan dirinya maju dengan semangat sportivitas. 

“Saya tidak punya kepentingan lain. Target saya, prestasi Jawa Tengah harus meningkat dan bisa bersaing di level nasional,” tegasnya.

Dukungan yang terbagi membuat peta persaingan semakin menarik. Sujarwanto mengusung kekuatan birokrasi plus legitimasi 52 cabor.

Sementara Catur mengandalkan kedekatan dengan kalangan olahraga akar rumput, dengan klaim sudah meraih dukungan 25 cabor.

Ketua Panitia Musorprov 2025, Soedjatmiko, memastikan hajatan pemilihan akan digelar 24–25 Oktober. “Tapi kepastiannya menunggu situasi nasional, terutama polemik Permenpora 14/2024. Kalau jadi berlaku, teknisnya bisa lebih rumit,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Jaring Saring, Prof Joko Priyono, mengingatkan bahwa syarat bakal calon cukup ketat.

Minimal pendidikan SMA, pernah menjabat pengurus KONI atau cabor, hingga wajib mengantongi dukungan tertulis minimal 20 persen anggota KONI. “Dan yang jelas, calon tidak boleh berproses hukum,” tegasnya.

Dengan langkah awal ini, publik olahraga Jawa Tengah seolah sedang menonton pertandingan final yang dimulai lebih dini.

Dua nama besar, dua latar belakang berbeda, birokrat kawakan versus perwira militer pensiunan, sama-sama berambisi membawa Jawa Tengah lebih berprestasi. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
#KONI Jawa Tengah #Catur #langkah awal #jarwo