RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan karangan bunga mulai berjejer rapi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (19/2).
Ucapan pelantikan untuk pemimpin baru Jawa Tengah (Jateng) yakni Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen ini datang dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Demo Indonesia Gelap di Semarang, Mahasiswa Hadiahi Kotoran Sapi di Kantor Gubernur dan DPRD Jateng
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang terlihat karangan bunga berasa dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, partai politik, hingga masyarakat umum.
Deretan karangan berisi ucapan selamat atas pelantikan gubernur dan wakil gubernur itu merupakan wujud dari apresiasi banyak kalangan untuk kepemimpinan Jawa Tengah yang diharapkan lebih baik ke depan.
Fenomena ini tentu menjadi berkah bagi para pelaku usaha karangan bunga. Mereka ketiban rezeki, kebanjiran orderan karangan bunga untuk ucapan pelantikan.
Salah satunya Pemilik Kios Bunga Aneka Sari Agung Budiyanto mengaku senang, sebab orderannya meningkat tajam, bahkan lebih dari 200 persen.
Ia mendapat 275 orderan karangan bunga untuk pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah serta wali kota dan wakil wali kota Semarang.
Baca Juga: Mahasiswa Jebol Pagar Kantor Gubernur-DPRD Jateng saat Demo Indonesia Gelap di Semarang
“Ada 275 untuk orderan kali ini (pelantikan), kalau hari-hari biasa paling puluhan. Kita biasa mengandalkan ucapan duka cita sama pas weekend paling banyak wedding,” jelasnya.
Agung mengaku telah mendapat orderan sejak hari Senin 17 Februari 2025, mayoritas pesanan dari instansi. Sedangkan permintaan pemasangan dilakukan serentak pada Rabu 19 Februari 2025.
“Kebanyakan pesannya hari Senin, serentak minta dipasang tanggal 19 Februari 2025,” ungkapnya.
Pihaknya bahkan menambah karyawan untuk menyelesaikan orderan. Sebab waktu pemesanan hingga pemasangan terlalu mepet.
“Nambah enam pekerja pocokan, jadi dadakan kalau ada pesanan banyak manggil orang,” tandasnya.
Hal yang sama juga dialami Toko Manunggal Florist. Toko bunga yang ada di Jalan Dr Sutomo ini juga banjir orderan karangan bunga untuk pelantikan.
“Meningkat lebih dari 50 persen,” ungkap salah satu karyawan Manunggal Florist Sukma.
Baca Juga: Pengen Melacak Posisi Doi Pakai WhatsApp? Begini Caranya
Sukma mengaku tak ada penambahan karyawan. Sebab sudah ada 15 pekerja, kendati demikian mereka terpaksa harus lembur hingga pagi hari untuk menyelesaikan karangan bunga di rumah produksi.
“Kalau penambahan karyawan tidak ada karena sudah banyak ada 15 karyawan, tapi mereka harus lembur sampai pagi di rumah produksi,” imbuhnya.
Berbeda dari toko bunga lain, ditempatnya mayoritas pemesanan ditujukan untuk Wali Kota Semarang.
Rata-rata juga minta dipasang H-1 sebelum pelantikan. Untuk ukuran kecil tokonya mendapat lebih dari 100 pesanan.
Satu karangan bunga dengan ukuran standar dipatok dengan harga Rp 400 ribu. Kendati demikian harga juga tergantung orderan yang diinginkan konsumen.
“Pesannya udah masuk seminggu yang lalu, mayoritas pelantikan untuk wali kota Semarang kebanyakan orderan dari kecamatan, juga ada perusahaan,” pungkasnya. (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi