Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Menteri AHY Berangkatkan Dua Bus Transmigran Warga Jateng dan Yogyakarta

Muhammad Hariyanto • Jumat, 6 Desember 2024 | 01:41 WIB
Caption : Warga yang akan berangkat transmigrasi dilepas oleh dua menteri saat di halaman parkir Gubernuran  Jawa Tengah Kamis (5/12/2024)
Caption : Warga yang akan berangkat transmigrasi dilepas oleh dua menteri saat di halaman parkir Gubernuran Jawa Tengah Kamis (5/12/2024)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) warga dari Jawa Tengah dan Yogyakarta mengikuti transmigrasi.

Selain modal lahan, mereka juga mendapatkan uang Rp 5 juta sebagai bekal. 

Pemberangkatan tersebut, menggunakan dua armada bus, dari Gubernuran Jawa Tengah dan dilepas oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan juga Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kamis (5/12/2024) sekitar pukul 14.45.

Warga Yogyakarta, Muhammad Aris, mengaku senang dengan adanya program Transmigrasi. Menurutnya, selama tinggal di kampung halaman tidak memiliki pekerjaan tetap untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya. 

"Senang dapat dijanjikan dapat tanah 2 hektar, dapat rumah, dapat jatah hidup satu tahun, dapat modal Rp 5 juta," ungkapnya dengan wajah berseri-seri saat hendak pemberangkatan kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (5/12/2024). 

Lokasi tujuan Transmigrasi, Aris menyebut ke daerah Kalimantan. Sebelum berangkat, juga telah mendapat pelatihan sebagai bekal pertanian di DPPTM Jogjakarta, kelistrikan di Cilacap. Termasuk bekal tata boga di Banjarnegara. 

"Disana itu dari pemerintahnya katanya ada program kopi. Tanaman kopi," jelasnya. 

Rohmah mengaku, selama ini tinggal kontrak di Bantul bersama suami, Suhardi dan dua anaknya yang berusia 1 tahun dan 3 tahun.

Suaminya kesulitan cari kerja hingga akhirnya mendapat informasi transmigrasi di Dinas Ketenagakerjaan setempat. 

"Alhamdulillah keluarga mendukung. Karena cari kejar susah UMR rendah. Kami berangkat ke Luwu Timur Sulawesi Selatan. Dapat rumah, bibit, pertanian. Dapat jatah hidup setahun," jelasnya. 

Data peserta dan lokasi tujuan Transmigrasi, peserta dari Jawa Tengah berjumlah 16 KK, dengan rincian tujuan 7 KK ke Lamandau, Kalimantan Tengah. 5 KK ke Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 2 KK ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. 2 KK ke Sidrap, Sulawesi Selatan.

Peserta dari Yogyakarta berjumlah 20 KK, sebanyak 4 KK ke Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. 6 KK ke Luwuk Timur, Sulawesi Tengah. 7 KK ke Sijunjung, Sumatera Barat. Kemudian 3 KK ke Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. 

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan total hari ini 6 kepala keluarga dari Jateng dan 20 kepala keluarga dari Yogyakarta yang dilepas keberangkatannya. 

"Saya lihat catatan tadi dari Provinsi Jateng ini ada dari 16 Kabupaten Kota dan ada 16 kepala keluarga atau 58 jiwa. Dari Daerah Istimewa Yogyakarta ada 20 kepala kerja, 77 jiwa dari 5 Kabupaten Kota. Bersamaan dari Jawa Timur ada 16 kepala keluarga, 65 jiwa dari 16 kabupaten," ungkap Menko yang akrab disapa AHY, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (5/12/2024). 

AHY juga mengatakan keberanian dan kerelaan keluarga yang mau membuka lembar baru di tempat baru harus didukung pemerintah. Sehingga segala infrastruktur pendukung termasuk lahan pertanian yang akan digarap transmigran. 

"Kami harus membantu meyakinkan agar fasilitas pendukung, termasuk infrastruktur dasar, jalan, penerangan, listrik, air bersih, sanitasi, dan lain sebagainya, termasuk jika sektor pertanian yang digarap maka irigasinya juga harus bagus, dan sektor-sektor lain yang akan digarap itu benar-benar bisa didukung dengan baik oleh pemerintah," katanya. 

"Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, termasuk Kementerian Perhubungan, ini akan bekerja membantu Kementerian TransMigrasi mempersiapkan fasilitas hadir," imbuhnya. 

Sementara, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan untuk tahun ini ada 132 kepala keluarga transmigran yang diberangkatkan. Tahun depan rencananya juga akan disiapkan Transmigrasi tematik. 

"Idealnya transmigran dapat satu rumah tinggal lahan kerja 2 hektar. Kemungkinan akan ada transmigrasi tematik. Jadi yang diberangkatkan sesuai potensi kawasan setempat. Misal maritim, siapkan rumah. Akan kerjasama ketemu Menteri KKP, mereka melaut, ujung-ujungnya untuk pertumbuhan," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#TRANSMIGRASI #AHY