RADARSEMARANG.ID, Semarang — Sejarah Singkat Majelis Al Muqorrobin diawali dari semangat Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar pada akhir tahun 1989 untuk merintis pergerakan sosial keagamaan di Kabupaten Kendal.
Beliau mulai merintis penyusunan Al Adzkarwas Sholawat dengan nama Sholawat Asy-Syifa’ yang tersusun dari Rotibul Haddad dan Rotib al’Athos serta kumpulan-kumpulan sholawat yang sekarang diberi nama Rotibul Muqorrobin.
Pembacaan Sholawat menjadi kegiatan rutin setiap selapan sekali tepatnya di kediaman beliau yang beralamatkan di Jalan Johar Pengulon Kendal.
Dilaksanakan pada Ahad Wage setiap bulannya, dimulai pukul 08.30 WIB-selesai.
Al Adzkar was Sholawat berkembang maju dengan jumlah jamaah yang terus meningkat.
Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha Al Munawwar semakin bersemangat dalam berdakwah, perjuangan beliau dilanjutkan dengan mendirikan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Al-Asyimmi dengan kitab panduan Qiraati.
Kecintaan Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar terhadap Baginda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam ﷺ diaplikasikan beliau dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
Kegiatan ini diberi nama oleh Habib Masyhur dengan Majelis Yatamma, secara rutin dilaksanakan setiap tahun tepatnya pada tanggal 10 Muharram.
Dakwah beliau tidak hanya itu, pada tahun 1990 Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar bersama putra-putranya mulai merintis jamaah Al Muqorrobin dengan cara mengumpulkan para Hafidz dan Hafidzah di daerah kabupaten Kendal.
Seminggu sekali mereka bertatap muka dalam Majelis untuk tadarus bersama dan terbentuklah jamaah Hafidz Al Muqorrobin.
Baca Juga: Jadwal Pengajian KH Anwar Zahid Bulan November 2024
Di tahun-tahun berikutnya Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar mengadakan Isthigosah dengan nama As Syifa.
Tempat pelaksanaan kegiatan ini berpindah antara desa satu ke desa lainnya di Kabupaten Kendal.
Kemudian berlanjut dengan Jam’iyah Maulid Al Muqorrobin yang di selenggarakan di kediaman beliau Jalan Johar, Pengulon Kendal setiap Minggu Wage di setiap bulannya.
Pada tanggal 16 Dzulqo’dah 1426 H Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar wafat dan dikebumikan di Desa Sijeruk Kecamatan Kota Kendal Jawa Tengah.
Akan tetapi, dakwah yang beliau rintis dan perjuangkan tidak berhenti begitu saja.
Perjuangan dakwah beliau dilanjutkan oleh ketiga putranya, yaitu :
1 Habib Abdullah Farid bin Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar (Domisili di Jambon, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang).
2 Habib Fauzi Rizal bin Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar (Domisili di Kabupaten Kendal).
3 Habib Muhammad Firdaus bin Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar (Domisili di Kabupaten Kendal).
Putra Al Habib Masyhur bin Thoha al Munawwar melanjutkan dan mengembangkan dakwah yang telah dirintis oleh Al Habib Masyhur.
Baca Juga: Sosok Profil Gus Miftah dan Tugasnya Sebagai Utusan Khusus Presiden RI
Baca Juga: Mengenal Sosok Profil KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq
Sepeninggalan Al Habib Masyhur bin Muhammad bin Thoha al Munawwar, putra-putra beliau berinisiatif untuk mengadakan Safari Maulid ke beberapa daerah.
Habib Abdullah Farid bin Masyhur Al Munawwar yang juga Mustasyar PCNU Kabupaten Semarang membimbing langsung Majelis Al Muqorrobin di Kabupaten Semarang.
Sedangkan Sholawat sendiri sangat dianjurkan, hal ini berdasarkan dalil firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hadis Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam ﷺ.
Anjuran membaca sholawat yang terdapat pada Al-Qur’an, Surat Al Ahzab ayat 56:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Innallâha wa malâ’ikatahû yushallûna ‘alan-nabiyy, yâ ayyuhalladzîna âmanû shallû ‘alaihi wa sallimû taslîmâ
Artinya: “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi Muhammad ﷺ. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kalian untuk nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Surat Al-Ahzab ayat 56).
Urgensi membaca Sholawat, terdapat beberapa hadis yang mengajak umat Islam untuk memperbanyak pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Salah satu sabda Rasulullah ﷺ yang memotivasi kita adalah:
مَن صلَّى علَيَّ صَلاةً واحِدةً صلَّى اللهُ عليه عَشْرَ صَلواتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطيئاتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجاتٍ
Man Sholla ‘Alayya Sholatan Waahidatan shalallahu ‘alaihi “Asyro Sholawat, Wahuththat ‘anhu ‘asyru khotoyatin, Warufi’at lahu ‘asyru darojaat.
Artinya: Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, dihapus darinya sepuluh dosa, dan ditinggikan baginya sepuluh derajat. (HR. Muslim).
Untuk itu bagi para Pemburu Sholawat atau Pemburu Syafaat dan Robin Mania wajib hadir dalam acara Sholawat: Penutupan Safari Maulid Majelis Al Muqorrobin Kabupaten Semarang.
Yang Akan dihadiri oleh:
1 Habib Abdullah Farid bin Masyhur Al Munawwar (Pemimpin Majelis Al Muqorrobin Ungaran)
2 Habib Muhammad Firdaus bin Masyhur Al Munawwar (Pemimpin Majelis Al Muqorrobin Kendal)
3 Habib Fauzi Rizal bin Masyhur Al Munawwar (Pemimpin Majelis Grayak Al Muqorrobin)
4 Habib Zainal Abidin bin Abdullah Farid Al Munawwar
5 Habib Ahmad Najib bin Abdullah Farid Al Munawwar
Para habaib, Ulama, kiai dan tokoh-tokoh masyarakat Semarang.
Acara tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu Tanggal 30 November 2024.
Pukul 19.30 - 24.00 WIB
Lokasi: GOR Pandanaran Wujil, kolang kaling Kelurahan Wujil Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang
Dan acara ini terbuka untuk jama’ah umum, silahkan menghadiri
Sebarluaskan, ajaklah teman, kerabat, dan keluarga menghadiri majelis yang penuh berkah ini.
Selalu basahi lisanmu dengan sholawat.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِمْ
Memasyarakatkan Sholawat, Mensholawatkan Masyarakat. Agar kelak mendapatkan syafaat. (fal)
Editor : Muhammad Rizal Kurniawan