Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Habis Banjir Terbitlah Jalan Berlubang, 100 Km Jalan di Jateng Rusak, Grobogan, Demak dan Kudus Paling Parah

Wahib Pribadi • Selasa, 26 Maret 2024 | 17:51 WIB
Kondisi Jalan Kaligawe Raya yang sudah mulai ditambal setelah sebelumnya rusak usai diterbang banjir. NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
Kondisi Jalan Kaligawe Raya yang sudah mulai ditambal setelah sebelumnya rusak usai diterbang banjir. NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Banjir yang melanda Jawa Tengah (Jateng) beberapa hari terakhir mengakibatkan banyak jalan rusak. Panjangnya mencapai 100 kilometer. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng) menargetkan perbaikan selesai H-7 lebaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono mengatakan, kebanyakan jalan-jalan provinsi yang rusak berada di daerah timur. Seperti Grobogan, Demak, Kudus, dan daerah lainnya.

“Untuk perbaikan jalan provinsi, kita menunggu setelah surut. Setelah surut kita akan laksanakan perbaikan dengan menambal lubang. Nanti H-7 Lebaran selesai,” jelasnya Senin (25/3).

Hanung mengatakan, jalan yang rusak akibat banjir diperkirakan mencapai 100 kilometer. Panjang itu terbagi di berbagai spot.

Jalan yang banyak rusak diantaranya lingkar Purwodadi Grobogan, Jati-Klambu, Kudus-Margoyoso dan lainnya. 

Perbaikan jalan itu dilakukan dengan pengaspalan, jalan-jalan yang rusak diperbaiki dengan penambalan. 

Di luar perbaikan jalan yang terdampak banjir, Pemprov Jateng juga memperbaiki jalan di ruas-ruas lain.

“Kita juga laksanakan pengerjaan overlay, ada sekitar hampir 40 km yang tersebar di Jawa Tengah. itu untuk kenyamanan para pengguna jalan saat lebaran,” imbuhnya.

Adapun untuk jalan nasional, seperti halnya jalan pantura Demak juga sedang dilakukan perbaikan. Targetnya akan selesai pada H-10 Lebaran.

Ia menambahkan jalan nasional yang teridentifikasi rusak parah adalah di daerah Tanggulangin Karanganyar Demak, dengan panjang kira-kira 5 kilometer.

Selama perbaikan, jalan akan dipasang rambu-rambu informasi bagi masyarakat tentang perbaikan jalan. Ia juga mengimbau agar warga dapat berkendara dengan hati-hati.

“Jangan ngebut, apalagi saat hujan. Jalannya kan tertutup air, kita tidak tahu bawahnya itu ada lubang atau tidak. Tidak hanya jalan provinsi, jalan nasional, bahkan jalan kabupaten/kota pun juga seperti itu,” tandasnya. 

Baca Juga: Bupati Demak Ajukan Pembangunan Infrastruktur Jalan yang Rusak Akibat Banjir ke Kementerian PUPR

Sejak Senin (25/3) sore, jalan raya Pantura Karanganyar Demak mulai dibuka, utamanya untuk arus lalu lintas dari arah Semarang-Demak-Kudus. Sedangkan, arus dari Kudus ke Demak sementara masih melalui Welahan Jepara.

"Silakan bagi warga Demak bisa beraktivitas normal kembali. Tentunya tetap memperhatikan keselamatan dan kenyamanan warga Kecamatan Karanganyar," kata Kasatlantas Polres Demak AKP Lingga Ramadani.

Seperti diketahui, pembukaan jalur Pantura Karanganyar tersebut akan dievaluasi lagi bila kondisi semrawut di wilayah Karanganyar.

Sebab, sejauh ini masih ada tenda pengungsi di  pinggir jalan sehingga kendaraan yang boleh lewat sementara yang dari arah Semarang-Demak-Kudus. 

"Kita buka pukul 15.30. Untuk rekayasa lalu lintas kita laksanakan buka tutup. Dari Demak ke Kudus. Yang dari Jepara ke Demak lewat simpang Trengguli kita perlambat, "jelasnya.

Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang termasuk yang rusak usai tergenang banjir beberapa hari. Senin (25/3) dari Jalan Raden Patah menuju ke Jalan Kaligawe Raya arus lalulintas lancar. 

Namun, saat hendak melintas memutar di bawah Jembatan Tol Kaligawe terdapat peringatan awas jalan berlubang. Jalan tersebut masih dalam tahap pembangunan. Lalu lintas sangat ramai, banyak kendaraan besar dan kendaraan pribadi melintas.

Di depan RSI Sultan Agung, terlihat jalanan yang berlubang sudah ditambal aspal. Meskipun di sini kanan atau dari Demak arah Kota Semarang masih ada beberapa lubang. Sementara dari Terminal Terboyo hingga perbatasan Demak, arus lalulintas lancar.

Salah seorang pengendara motor, Roni, mengeluhkan kondisi Jalan Kaligawe Raya yang sudah surut tapi menyisakan lubang di mana-mana. "Kemarin parah mas, waktu banjir ya macet total, kalau ini mendingan sudah ditambal," katanya.

Di bawah tol arah pelabuhan, kata dia, masih perbaikan. Kalau sudah dicor semua akan bagus. "Arah pelabuhan ini kan masih pengecoran, banyak debunya, mas," katanya. (kap/hib/fgr/ton)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#jateng #Pemprov #Jalan Rusak