Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Siap-siap! Bulan Ramadan 2024 Sudah Masuk Musim Kemarau, Prediksi BMKG Suhu di Jateng Bisa Sampai Segini

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 6 Maret 2024 | 22:00 WIB
NUR CHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG
NUR CHAMIM/ JAWA POS RADAR SEMARANG

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Bulan Ramadan 2024 kurang dari seminggu lagi, diperkirakan sebagian daerah Jawa Tengah (Jateng) sudah masuk musim kemarau dan ada juga yang masih hujan.

Masyarakat diimbau untuk tetap jaga diri dan waspada.

Demikian yang disampaikan, oleh Forecaster On Duty Stamer Ahmad Yani, Risca Maulida.

Ia menambahkan, sifat musim hujannya di Bulan Maret ini rata-rata secara umum ada yang masih sebagian di atas normal atau sifat hujannya masih tinggi itu di wilayah sebagian pesisir Selatan dan Pantura barat dan timur.

"Seperti Cilacap, Nusakambangan, Majenang itu pesisir Selatan seperti Kebumen juga dan Purworejo itu masih hujan," katanya.

Beberapa daerah di Jawa Tengah memasuki musim kemarau. Seperti di daerah Wonosobo, Purworejo, Semarang dan Grobogan.

"Wilayah bagian timur seperti Pati, Kudus, Rembang, Blora, Grobogan juga masih ada hujan gerimis hingga lebat untuk siang menjelang sore. Untuk paginya cerah berawan dan berawan saja," ujarnya.

Daerah tersebut suhunya itu masih sekitaran 28 derajat Celcius untuk pagi dan siangnya masih 32 derajat Celcius.

Sementara di Semarang tidak sampai 35 derajat atau 32-33 derajat Celcius di semarang.

Sehingga untuk menjalankan ibadah puasa dengan suhu 32-33 derajat Celcius masih normal suhunya tidak ekstrim juga. "Masyarakat tetap selalu waspada dan tetap jaga diri untuk menyambut Bulan Ramadan hingga Idul Fitri ya mas," himbaunya.

Sementara itu, Koordinasi Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Mas, Ganis Erutjahjo, menjelaskan menjelang Bulan Puasa hingga akhir puasa nanti, kondisi gelombang di pantai utara Jawa Tengah hingga Laut Jawa masuk kategori tenang hingga rendah.

Artinya gelombang berkisar antara 0,1 hingga 1 meter. "Untuk nelayan-nelayan kecil dengan ketinggian gelombang seperti itu cenderung relatif aman," katanya.

Ia berharap gelombang yang aman saat Bulan Ramadan nanti hasil tangkap ikan nelayan semakin maksimal.

"Kami mengimbau untuk para nelayan, agar selalu mengupdate informasi yang kami sampaikan dan selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang mungkin terjadi," himbaunya. (fgr/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#jateng #ramadan 2024 #KEMARAU