Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Targetkan 50 Ribu Penerima Manfaat Ramadan

Agus AP • Selasa, 29 Maret 2022 | 17:53 WIB
Direktur Eksekutif LAZ Al Ihlas Doso Sutrisno menyerahkan gerobak kepada pelaku UMKM Jateng Senin (28/3). (TITIS ANIS FAUZIYAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Direktur Eksekutif LAZ Al Ihlas Doso Sutrisno menyerahkan gerobak kepada pelaku UMKM Jateng Senin (28/3). (TITIS ANIS FAUZIYAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Ihlas Jateng menargetkan Ramadan kali ini dapat menyentuh 50.000 jiwa penerima manfaat zakat yang tersebar di 21 kabupaten atau kota di Jateng. Pasalnya potensi zakat pada 2021 belum mencapai 50 persen, sekitar Rp 327,6 triliun.

Direktur Eksekutif LAZ Al Ihlas Doso Sutrisno optimistis 2022 dapat mencapai target dana zakat sebanyak Rp 85 miliar. Tiga kali lipat dari tahun lalu yang hanya Rp 27 miliar. Oleh karena itu, ia berani mematok target penerima jauh lebih banyak.

“Dua tahun pandemi, kami berhasil menjangkau 35.289 penerima manfaat di 135 titik daerah di Jateng,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Bila sejak 2020 pihaknya turut fokus menangani pandemi, kali ini mengangkat tema Puzzle Ramadhan. Yakni merangkai kebaikan demi kebaikan menjadi satu kebaikan besar bersama LAZ Al Ihlas. Doso akan mengadakan baksos, pesantren kilat, layanan dai center, hafizd cilik, dan layanan kurban.

Sebanyak enam perwakilan dari tiap elemen masyarakat berdiri bersama di atas podium di Gedung Sumbing, BPSDMP Jateng Senin (28/3). Kemudian satu per satu maju untuk menyusun sebuah rangkaian puzzle menjadi satu gambar.

Di samping itu, program unggulan gerobak warung berkah Ramadan. Doso akan menyumbang 1.000 gerobak untuk mendukung perekonomian para pelaku UMKM terdampak Covid-19, khususnya selama bulan puasa mendatang.

Secara simbolis Doso menyerahkan gerobak kepada salah satu pelaku UMKM. “Kami akan terus memperbanyak relawan, membangun relasi dengan media dan institusi, dan membantu mitra untuk menentukan aliran zakatnya,” jelas Doso.

Lebih lanjut, pihaknya masih mengajak mitra dari berbagai institusi pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat untuk berpartisipasi dengannya menggelar aksi baik di Ramadan. Ia sangat berharap, kolaborasi ini dapat turut mengatasi kemiskinan ekstrim di lima daerah di Jateng.

Dari sekian program yang dirancang, terbagi menjadi dua jenis. Yakni charity seperti bingkisan baksos, beasiswa, renovasi masjid. Dan pemberdayaan masyarakat untuk mengangkat perekonomian mereka yang terdampak pandemi. “Sekarang kegiatan sudah berjalan, tapi ramadan ini kita jadikan pemantik supaya lebih semangat berbagi,” pungkasnya. (taf/ida) Editor : Agus AP
#LAZ #Ramadan #LAZ Al Ihlas