Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Rombak Kepengurusan dan Gaet Milenial

Agus AP • Selasa, 5 Januari 2021 | 19:19 WIB
Sejumlah pengurus DPW PKS menjalani pelantikan di Grand Wahid Salatiga. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)
Sejumlah pengurus DPW PKS menjalani pelantikan di Grand Wahid Salatiga. (Dhinar Sasongko/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai ancang-ancang menyiapkan strategi untuk Pilkada yang direncanakan akan digelar 2022 dan Pilgub Jateng 2023. Gebrakan terus dilakukan dengan merombak jajaran kepengurusan di Jawa Tengah dan 35 kabupaten/kota. Selain itu terus melakukan upaya untuk menggaet kaum milenial yang diprediksi akan semakin besar jumlahnya saat pemilu mendatang.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah M Haris mengatakan, kaum milenial bakal mengalami lonjakan besar. Untuk itu, ia bersama seluruh kader harus mendekati dan bisa mengambil hati milenial. “Pemilu mendatang, milenial akan mempunyai hak suara cukup banyak, jadi kami juga harus bisa menggaet mereka,” katanya saat Ngobrol Santai Bareng Wartawan di Kantor DPW Jawa Tengah.

Ia menambahkan, Jateng bakal mempunyai agenda politik banyak. Diantaranya Pilkada serta Pilgub. Meski begitu, untuk kepastiannya masih menunggu dari pemerintahpusat terkait pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. “Jika benar nanti Pilkada 2022 dan Pilgub 2023, tentu kami sudah mulai dari sekarang,” ujarnya.

Berbagai upaya terus dilakukan agar bisa memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya Jateng. Selain kepengurusan baru, PKS juga terlihat lebih segar dengan logo berbentuk bulat dengan dominan warna oranye-putih dan sedikit warna hitam. “Ini merupakan semangat baru PKS, komitmen PKS dekat dan hangat dengan semua kalangan tanpa kecuali,” tegasnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS Jateng Solihin menambahkan, ke depan PKS akan terus menjadi parpol yang mementingkan umat. Semua kader wajib turun langsung, mengamati, memahami dan mengerti apa yang dibutuhkan rakyat. “Semua harus turun ke bawah lebih peduli untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya. (fth/ton) Editor : Agus AP
#Berita Semarang #PKS