RADARSEMARANG.ID, Semarang – Natasha Rizky ungkap perjalanan berserah diri kepada Tuham melalui ujian yang dilalui dalam hidupnya.
Belajar menerima segala sesuatu melalui prespektif baru sebagai cara meminimalisisr kekecewaan yang terjadi.
Memulai karirnya sebagai model di gadis sampul, kini Natasha Rizky sedang fokus dalam dunia kepenulisan untuk menulis dan menerbitkan buku.
Ibu dari tiga anak ini telah menerbitkan tiga buku yang berjudul Catatan Kronik (2022), Kamu Tidak Istimewa (2024), dan Ternyata Tanpamu (2025).
Buku-buku tersebut berbicara tentang kehidupannya. Sebagai anak bungsu dari lima bersaudara perjalanan Natasha Rizky mencapai puncak karirnya didunia entertaintmen mengalami pasang surut perjalanan.
Memerlukan usaha ekstra dan doa kuat darinya dan seluruh keluarganya.
Natasha Rizky yang akrab dipanggil Aca mengungkap kehabisan masa kejayaan kedua orang tua membawanya bertekad mencari pundi-pundi kehidupan melalui model gadis sampul dan kontrak-kontrak iklan dan FTV setelahnya.
“Aku paling enggak kebagian di masa kejayaan orang tua, jadi aku benar-benar dihadapkan bahwa ya ujian adalah tentang materi,” ungkapnya dalam YouTube Menjadi Manusia.
Perjalanannya memulai karir menghadirkan ribuan pertanyaan yang tidak pernah bisa dia jawab.
“Kenapa harus seperti ini? Kenapa harus Aca?” menjadi pertanyaan yang sering kali muncul dalam benaknya.
Diusia anak kelas 6 SD Aca telah memulai casting FTV hingga akhirnya banyak mendapat tawaran FTV-FTV selanjutnya.
Pada saat kelas 3 SMP ia lolos menjadi model gadis sampul dengan tawaran-tawaran model iklan setelahnya.
Persaingan dalam dunia entertaintmen pun tak luput ia ungapkan dalam perjalanan tersebut.
“Pada saat itu susah banget casting iklan tuh. Apalagi kalau udah ada kompetitor si A, si B, dan si C. Biasanya kalau sudah nunggu begitu dan ada dia, pasti gua engga bakal dapet,” jelasnya menceritakan sulitnya memulai karir pada saat itu.
Perjalanan yang penuh penolakan dan pergolakan perasaan itu tak ia tutup begitu saja, ketika mulai fokus dan menerima dengan mengikuti tiap-tiap langkah yang ada dalam hidupnya Aca menyadari bahwa, “Enggak ada satupun hal di dunia ini yang paling mencintai aku kaya Allah cinta sama Aku.”
Melalui kalimat tersebut Aca mulai melihat kehidupan dengan prespektif yang lebih indah.
“Aku suka melihat sesuatu itu ke negatifnya, bukan dengan seni bagaimana cara Allah melihat, jadi kadang butuh waktu untuk bisa sampai ke titik berserah dan menyadari bahwa rasa syukur itu lebih banyak daripada rasa kesedihan itu.” lanjutnya.
Ia menyadari bahwa yang ia lihat buruk tidak selamanya akan menjadi buruk, apalagi ketika hal tersebut telah kita kembalikan kepada Tuhan, baginya semua akan menjadi baik.
Lewat hal tersebut Natasha Rizky yang kerap disapa dengan Aca ini melihat bahwa segala hal sulit dan perjuangan besar yang telah dilakukan sejak kecil adalah cara Allah membentuknya.
“Ternyata Allah tuh lagi mempersiapkan aku untuk bisa menghadapi badai-badai selanjutnya, karena kalau mungkin aku lahir engga dengan mentalitas yang dididik sama Allah untuk jadi kaya searang, bisa jadi aku berantakan,” jelasnya pada menit-menit terakhir video tersebut berakhir.
Baginya kehidupan yang ia jalani saat ini sepenuhnya merupakan skenario indah dan terbaik dari Allah dan hakikat kehidupan sesungguhnya adalah ujian yang akan terus berdatangan.
Editor : Baskoro Septiadi