Lapas Semarang Kecolongan, Modus Lempar Narkoba Ungkap Celah Pengamanan

Ida Fadilah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:55 WIB

 

Lapas Kelas I Semarang meningkatkan intensitas kontrol keliling (trolling) pada area brandgang, dan menambah pengawasan CCTV usai insiden pelemparan narkoba, Rabu (5/8/2026).
Lapas Kelas I Semarang meningkatkan intensitas kontrol keliling (trolling) pada area brandgang, dan menambah pengawasan CCTV usai insiden pelemparan narkoba, Rabu (5/8/2026).

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang bergerak cepat memperkuat sistem keamanan. Hal itu menyusul kecolongan pelemparan narkoba dari luar tembok pada Selasa (4/8/2026) kemarin.

Upaya keberhasilan petugas menggagalkan penyelundupan narkoba itu tak membuat pop Lapas lengah.

Dari modus pelemparan barang terlarang dari luar tembok lapas itu, menggugah langkah strategis dengan menerapkan bentuk deteksi dini guna mencegah terulangnya gangguan keamanan dan tata tertib (Kamtib).

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Tawuran Antar Remaja di Pantura Semarang, Pakai Sajam dan Bom Molotov

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus momentum untuk semakin memperkuat sistem pengamanan di seluruh area lapas.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas I Semarang meningkatkan intensitas kontrol keliling (trolling) pada area brandgang dan lingkungan sekitar lapas.

Kemudian kontrol keliling khususnya di titik-titik yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak luar untuk melakukan pelemparan barang terlarang.

Selain memperketat patroli, lanjut dia, petugas juga intens pengecekan dan perawatan kamera pengawas (CCTV) secara berkala. Hal itu demi memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal.

Tidak hanya itu, jajaran Lapas turut melakukan pemetaan terhadap area yang belum terjangkau pengawasan kamera atau blind spot.

Kemudian menambah titik pemasangan CCTV sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan berbasis teknologi.

"Kami meningkatkan patroli di area sekitar lapas, melakukan pengecekan rutin terhadap CCTV, serta menambah kamera pengawas pada titik-titik yang masih menjadi blind spot agar setiap potensi gangguan dapat terdeteksi lebih cepat," ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Kalapas Ahmad Tohari, menegaskan keamanan merupakan fondasi utama dalam keberhasilan proses pembinaan warga binaan.

Baca Juga: Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Paket Dilempar dari Luar Tembok

"Keberhasilan menggagalkan penyelundupan ini tidak membuat kami berpuas diri. Justru menjadi pengingat untuk terus memperkuat sistem pengamanan," ujar Ahmad Tohari.

Menurutnya, penguatan keamanan tidak hanya dilakukan melalui sarana dan prasarana. Lebih dari itu dengan meningkatkan kewaspadaan seluruh petugas melalui pengawasan yang konsisten dan terukur.

Agar kejadian serupa tak terulang, Lapas Kelas I Semarang terus menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Tak kalah penting, juga mengoptimalkan fungsi deteksi dini sebagai bagian dari implementasi komitmen mewujudkan Lapas yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan. 

Sebelumnya, petugas Lapas Semarang menemukan berisi ratusan butir obat yang diduga termasuk golongan psikotropika dan satu paket yang diduga sabu ditemukan saat patroli rutin pada Selasa (4/8).

Paket mencurigakan itu ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh dua petugas Lapas, Aditya Siko dan Dany Marsa.

Ketika itu mereka melakukan pengawasan kegiatan pertanian di area brandgang luar sisi utara Lapas Kelas I Semarang.

Bungkusan yang dibalut plastik hitam dan dililit lakban hitam itu kemudian diamankan. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
penyelundupan narkoba Lapas Semarang