Petugas Lapas Semarang Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Paket Dilempar dari Luar Tembok

Ida Fadilah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:55 WIB
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menemukan bungkusan narkoba dari pelemparan luar tembok penjara, Selasa (5/8/2026).
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menemukan bungkusan narkoba dari pelemparan luar tembok penjara, Selasa (5/8/2026).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas dengan modus pelemparan dari luar tembok. Paket berisi ratusan butir obat yang diduga termasuk golongan psikotropika dan satu paket yang diduga sabu ditemukan saat patroli rutin pada Selasa (4/8).

Paket mencurigakan itu ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh dua petugas Lapas, Aditya Siko dan Dany Marsa. Ketika itu mereka melakukan pengawasan kegiatan pertanian di area brandgang luar sisi utara Lapas Kelas I Semarang.

Bungkusan yang dibalut plastik hitam dan dililit lakban hitam itu kemudian diamankan. Kemudian dilaporkan kepada Kepala Seksi Keamanan dan Kepala Seksi Pencegahan dan Penindakan Gangguan Keamanan dan Ketertiban (Portatib) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Segera Dibuka: Kuota Terbatas, Cek Syaratnya!

Proses pembongkaran paket dilakukan sesuai prosedur dengan disertai dokumentasi sebagai bagian dari pengamanan barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 300 butir yang diduga Alprazolam, 45 butir yang diduga Riklona, serta satu paket yang diduga berisi sabu. Di dalam bungkusan juga ditemukan batu kerikil yang diduga sengaja digunakan sebagai pemberat agar paket dapat dilempar melewati tembok lapas.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan temuan tersebut menjadi bukti bahwa upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas masih terus terjadi dengan berbagai modus.

Menurutnya, keberhasilan menggagalkan penyelundupan tidak lepas dari kewaspadaan petugas yang menjalankan fungsi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

"Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi upaya penyelundupan narkoba maupun barang terlarang ke dalam Lapas. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kewaspadaan petugas yang selalu menjalankan pengawasan secara optimal," tegas Ahmad Tohari.

Baca Juga: Geger Malam 1 Mulud! Cek Kalender Jawa Kalender Agustus 2026 Lengkap dengan Hitungan Weton Pembawa Hoki

Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan dan diinventarisasi oleh jajaran pengamanan Lapas. Dugaan sementara, bungkusan tersebut merupakan hasil percobaan pelemparan yang dilakukan oleh pihak luar. Adapun tujuannya sengaja melempar barang terlarang ke dalam area lapas.

Atas kejadian ini, Lapas Kelas I Semarang juga melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku. Pihaknya juga memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Ahmad Tohari mengatakan pihaknya akan terus memperketat sistem pengamanan melalui patroli rutin, pengawasan di titik-titik rawan, serta penggeledahan kamar hunian secara berkala.

Selain itu, sinergi dengan aparat penegak hukum juga terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba sehingga Lapas dapat menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih, dan benar-benar mampu mengembalikan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik," pungkasnya. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
penyelundupan narkoba NARKOBA