Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Isu Teror Pocong Begal Bersajam di Jawa Tengah Hoax, Polisi Buru Akun Penyebar Konten

Muhammad Hariyanto • Rabu, 27 Mei 2026 | 11:20 WIB

 

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polda Jateng akhirnya buka suara terkait maraknya isu teror pocong dan beredarnya foto serta video pocong begal dengan membawa senjata tajam di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Kepolisian juga menyebut, hal tersebut merupakan informasi yang tidak benar, alias hoax dan menyesatkan. 

Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto menyebut, kepolisian telah melakukan investigasi kemudian patroli cyber dan melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara, disejumlah wilayah di Jawa Tengah terkait isu tersebut. 

Baca Juga: Sinopsis-Trailer Terikat Janji: Pak Bimo Bongkar Ryan Terakhir Ketemu Pak Novan Maret 2018 Bagaimana Reaksi Sena dan Novan?

"Di mana oleh Polres Jajaran seperti Polres Grobog, Polres Pati, Polres Kendal, Polres Magelang, Polres Tasik Cilacap, Kebumen, Banjarnegara dapat memastikan bahwa sebagian besar konten yang beredar adalah berita bohong atau hoax atau misinformasi," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (27/5/2026). 

Hasil investigasi lainnya, Kombes Pol Artanto juga menyampaikan ditemukan adanya indikasi bahwa video atau foto yang sama disebar luaskan berulang-kali di berbagai platform dengan hanya mengubah keterangan atau caption seolah-olah lokasi tersebut diduga hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau viralitas.

"Wilayah-wilayah tersebut yang disebutkan dalam narasi viral di sebutkan saat ini dalam keadaan situasi yang kondusif, aman, tertib, dan tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material akibat isu tersebut," tegasnya. 

Meski demikian, lanjutnya mengatakan Polda Jawa Tengah tidak tinggal diam. Jajaran Polres di Polda Jateng diperintahkan untuk mengambil langkah-langkah untuk menjamin kenyamanan masyarakat. 

"Jadi, pertama personel gabungan hubungan dari Polres hingga Polsek diperintahkan untuk meningkatkan intensitas patroli malam hari pada jam-jam rawan khususnya di area pemukiman warga dan jalur yang sepi," ujarnya. 

"Kemudian tim Cyber Polda Jawa Tengah sedang melacak akun-akun utama penyebar pertama konten hoax tersebut. Jika ditemukan adanya nya unsur kesengajaan untuk menyebarkan teror psikologis atau keonaran di tengah masyarakat, kepolisian akan menindak tegas sesuai dengan undang-undang ITE yang berlaku," tegasnya. 

Selain itu, para Babinkamtibmas juga telah digerakkan untuk memberikan edukasi kepada warga secara langsung agar warga tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh mistis yang tidak logis.

Baca Juga: Sapi Kurban Stres, Ngamuk, Nyebur ke Selokan di Perbalan Semarang

"Jadi kita menghimbau kepada warga Jawa Tengah jangan mudah percaya ikut menyebarkan konten video yang belum jelas kebenarannya di grup WA maupun media sosial lainnya," katanya. 

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali kegiatan ronda malam demi keamanan lingkungan serta antisipasi potensi pidana kriminalitas yang nyata. Selain itu juga memanfaatkan layanan call center Polri di 110 manakala ada aktifitas mencurigakan dilingkungan masyarakat.

"Apabila melihat ada pergerakan yang mencurigakan baik menggunakan kostum tertentu atau membawa sajam jangan bertindak main hakim sendiri dan utamakan keselamatan segera laporkan ke call center Polri di 110 untuk ditindaklanjuti," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#pocong begal di jateng #polda jateng buru konten penyebar pocong begal #isu pocong begal di jateng #konten pocong begal #isu pocong di jateng hoax