RADARSEMARANG.ID — KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pertama tahun 2026 pada 9-10 Januari 2026, dengan menangkap delapan orang.
Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkap bahwa OTT tersebut terkait dugaan kasus suap dalam pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, periode 2021 hingga 2026.
Untuk OTT kedua tahun 2026, KPK pada 19 Januari 2026 mengonfirmasi menangkap Wali Kota Madiun Maidi beserta 14 orang lainnya.
OTT tersebut terkait dengan dugaan korupsi terkait proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.
Pada hari yang sama, KPK juga melakukan OTT ketiga tahun 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Dalam OTT di Pati, pejabat yang ditangkap adalah Bupati Pati Sudewo.
"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW (Sudewo)," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (19/1/2026).
Dia belum menguraikan perkara apa yang membuat Sudewo terjaring OTT.
Dia juga belum menjelaskan siapa saja yang diamankan bersama Sudewo.
"Saat ini, yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus," ucap dia.
Para pihak yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan tersebut sedang diperiksa.
KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Sebagai informasi, Sudewo adalah Bupati Pati yang sempat menjadi target protes warga akibat kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun lalu.
Ia sempat memicu perhatian karena memprotes para pendemo.
Nama Sudewo juga terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek jalur kereta api.
Ia disebut menerima uang dari proyek tersebut saat masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI.
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci barang bukti dan pihak-pihak yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan tersebut.
KPK punya waktu 24 jam untuk menentukan status hukum terhadap Sudewo dan orang-orang lainnya.
Operasi penangkapan ini dilakukan bersamaan dengan operasi penindakan di Kota Madiun, Jawa Timur.
Saat ini, pihak yang ditangkap sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh KPK. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi