Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bikin Geram Netizen, Keluarga Pelaku Pembunuhan Gadis SMP Bersikeras Anaknya Tidak Bersalah

Magang Radar Semarang • Sabtu, 28 September 2024 | 19:38 WIB
Orang Tua Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswa SMP Palembang
Orang Tua Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswa SMP Palembang

RADARSEMARANG.ID, WARGANET dikejutkan oleh kabar baru terkait kasus pembunuhan siswi SMP AA (13) oleh empat remaja tersangka IS (16), MZ (13), MS (12), dan AS (12).

Usut punya usut, kejadian tragis yang menimpa AA di latar belakangi oleh keinginan menyalurkan hasrat oleh keempat pelaku.

Pelaku mengaku sering menonton film porno yang menyebabkan mereka melakukan pemerkosaan kepada korban hingga tewas.

Jasad korban sendiri ditemukan di TPU Talang Kerikil Palembang, Sumatera Selatan pada Minggu, 1 September 2024.

Setelah jasad korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang oleh oleh pihak kepolisian, ditemukan bekas kekerasan di beberapa bagian tubuh korban dari hasil otopsi.

Terkait kejadian ini, orang tua keempat pelaku angkat bicara. Mereka menyangkal akan tindakan keji yang dilakukan oleh anak-anak mereka dan menyatakan bahwa para pelaku tidak bersalah.

“Waktu saya ke Poltabes, saya tanya sama anak saya. Apa bener kamu ngelakuinnya? Nggak, Ma. Demi Allah Aku nggak ngelakuinnya. Percuma juga saya jujur bilang nggak, sampai nggak percaya bapak-bapak itu. Sampai dia menyebut demi Allah tiga kali.” ujar salah satu orangtua pelaku dengan tegas.

Ketiga orang tua lain dari para pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap AA juga bersikeras bahwa anak-anak mereka tidak bersalah dan tidak mungkin melakukan tindak kejahatan tersebut karena mereka masih kecil.

Mereka juga menambahkan bahwa anak-anaknya adalah pribadi yang baik dan sering mengikuti kegiatan positif seperti berlatih karate, bermain gitar, dan pendengar yang taat.

Menurut pernyataan ahli hukum keempat tersangka, pada pukul 12 siang kedua tersangka sedang berdiam diri dirumah setelah jalan santai dan dua tersangka lainnya juga sedang berada di rumah temannya setelah melakukan latihan karate.

Hal ini menurutnya janggal karena dia menyatakan bahwa korban ditemukan pada pukul 1 siang dan kasus pembunuhan terjadi dari pukul 12 hingga 1. Sedangkan keempat tersangka dari pukul 12 hingga setengah 1 diperkirakan sedang menuju untuk menonton kesenian Kuda Lumping.

Pengacara keempat tersangka meminta untuk menghentikan tuntutan kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap AA dengan dalih akan kurangnya barang bukti. (mg10)

Editor : Tasropi
#orang tua pelaku pemerkosaan #tindak kejahatan #pemerkosaan #palembang #kasus pembunuhan #pembunuhan gadis #pembunuhan dan pemerkosaan