Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Hindari Pelacakan, Dua Pencuri Kubur HP di Makam

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 22 Juni 2024 | 17:51 WIB

 

GELAR PERKARA: Dua pelaku pencurian saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin.
GELAR PERKARA: Dua pelaku pencurian saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, kemarin.
 

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Bermaksud menghilangkan jejak supaya tidak terlacak polisi, maling yang satu ini mengubur handphone (HP) curiannya di pemakaman.

Namun upaya tersebut tak efektif. Sebab aksinya terekam CCTV. Polisi pun berhasil melacak dan membekuk dua pelaku pencurian laptop dan handphone di Semarang ini.

Pelaku bernama Eko Yuli Setiawan, warga Medoho Permai, Pandean Lamper dan Teguh Santosa, warga Tambakboyo, Siwalan.

Dua warga kecamatan Gayamsari itu diringkus anggota Polrestabes Semarang. 

Keduanya ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya, Jumat (31/5) sekitar pukul 10.00. Kemudian digelandang ke Mapolrestabes Semarang.

Namun, keduanya seperti tak memiliki rasa bersalah. Pelaku terlihat masih bisa senyum-senyum saat dihadirkan dalam gelar perkara kemarin. 

Penangkapan ini selang satu hari pasca kejadian, Kamis (30/5) pukul 02.00. Pelaku melakukan pencurian di rumah kontrakan Jalan Medoho Permai, Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, yang dihuni Doddy Lesmana, mahasiswa asal Kabupaten Pati. 

Dua bapak-bapak ini berhasil membawa kabur satu Laptop Asus, dua handphone Iphone X. Total kerugian mencapai Rp 12 juta.

"Laptop dijual Rp 2,5 juta, hasilnya dibagi rata. Saya gunakan untuk bersenang-senang," ungkap tersangka Teguh.

Pelaku hanya menjual laptop. Sedangkan handphone curiannya ia buang. Dikubur di pemakaman. Alasannya, untuk menghindari pelacakan. 

"Handphone saya kubur di pemakaman, agar tidak terlacak," kata tersangka Eko. 

Namun begitu, aksinya terekam kamera CCTV warga sekitar lokasi kejadian.

Hingga akhirnya, polisi dengan mudah melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keduanya.

"Kami temukan handphone dipendam di area makam. Modus operandi pelaku mencari kelengahan korban pada saat pintu rumah kontrakan tidak terkunci," kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Ardi Kurniawan. (mha/zal)

Editor : Tasropi
#Polrestabes Semarang #pencurian laptop #CCTV