Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tawuran Antargeng Resahkan Semarang, Bulan Agustus Sudah Tujuh Kasus

Muhammad Hariyanto • Rabu, 30 Agustus 2023 | 16:12 WIB

tawuran
tawuran
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tawuran antargeng bersenjata tajam kembali terjadi di Kota Semarang. Aksi brutal sekelompok orang tersebut sangat meresahkan masyarakat.

Bahkan selama Agustus 2023 ini, sudah terjadi tujuh aksi tawuran. Terbaru, terjadi di Jalan Arteri Yos Sudarso pada Minggu (27/8) dini hari. Tepatnya di jembatan layang kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Puluhan orang dari kedua kubu saling serang. Dalam video yang beredar di media sosial, pelaku membawa berbagai macam senjata tajam.

Bahkan terlihat ada yang berlari mengejar kubu lawan dengan sangkur dengan panjang lebih dari satu meter. Tidak hanya itu, jual beli serangan juga dilakukan menggunakan petasan.

Sejumlah pengendara merasa waswas. Khawatir salah sasaran. Warga berharap polisi menindak pelaku tawuran.

“Jelas sudah meresahkan warga. Karena bisa saja salah sasaran. Takut juga. Harus ditindak itu pelakunya. Polisi juga harus sering-sering patroli,” terang Prasetyo, 29, warga Kota Semarang.

 

Photo
Photo

Patroli bisa dilakukan di titik-titik yang disinyalir menjadi tempat nongkrong geng-geng remaja tersebut. Sanksi berat juga perlu diterapkan kepada pelaku aksi tawuran agar jera.

“Jangan hanya diberi sanksi push-up atau tindakan disiplin lain, seperti wajib lapor. Utamanya yang menggunakan senjata tajam. Karena itu sudah tergolong tindakan kriminal, bukan kenakalan remaja lagi,” kata Setiawan warga lain.

Menanggapi hal tersebut, Kanitreskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Kumaidi mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mengendus rencana tawuran tersebut. Dan langsung melakukan patroli di lokasi kejadian.

Namun petugas patroli bergeser tempat karena ada peristiwa kebakaran di wilayah Layur, Semarang Utara.

"Kita memang sudah tahu kalau mau ada tawuran itu, kita juga sudah patroli di lokasi. Tapi sebelum tawuran itu ada kebakaran lalu kita pindah ke sana. Lalu pas ada laporan tawuran masuk kita ke sana sudah sepi, tidak ada kejadian," terangnya. 

Hingga kini pihaknya belum mendapati laporan mengenai adanya korban jiwa akibat aksi tersebut.

Termasuk belum mengetahui pihak mana yang terlibat tawuran. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan sejumlah saksi.

"Kita belum tahu itu yang tawuran antara mana dengan siapa. Kita saat ini fokus lakukan pengamanan agar peristiwa itu tidak terulang lagi," pungkasnya. (mha/zal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#PATROLI #pelabuhan tanjung emas #media sosial #TAWURAN #senjata tajam