Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Polisi Buru 6 Pelaku Pembunuhan di Depan Puskesmas Purwosari Semarang

Muhammad Hariyanto • Selasa, 25 Juli 2023 | 16:40 WIB

 

Tempat kejadian pperkara dugaan pembunuhan di depan Puskesmas Rowosari, Jalan Tunggu Raya Kecamatan Tembalang, Minggu (22/7/2023).
Tempat kejadian pperkara dugaan pembunuhan di depan Puskesmas Rowosari, Jalan Tunggu Raya Kecamatan Tembalang, Minggu (22/7/2023).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Empat orang pelaku kasus pengeroyokan disertai penusukan di Taman Meteseh, di depan Puskesmas Rowosari, Kecamatan Tembalang berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Semarang. Sekarang, petugas masih memburu enam orang lain yang masih buron. 

"Yang di Meteseh pelakunya sudah kita tangkap, sampai dengan saat ini ada empat dari 10 orang pelaku. Empat sudah kita amankan," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar Senin (24/7). 

Informasi yang diperoleh, empat pelaku berhasil diamankan pada Minggu (23/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Mereka adalah Muhammad Abdul Muis, Nico Jaisy Maisa, Luluk Alfian, Andrea. Sedangkan yang masih buron adalah Bagas, Saig, Satrio, Ryan, Dodit dan Agung Mulyo. 

Kesepuluh pelaku ini diduga mengeroyok Eko Ahmat Ariyadi, 27, alias Kodok, warga Kampung Klipang, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang.

Korban meninggal dengan tragis. Tubuhnya penuh 14 tusukan benda tajam. Korban meregang nyawa di Taman Meteseh Minggu (22/7) sekitar pukul 01.00 dinihari. 

Kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya nongkrong di lokasi Taman Meteseh, sembari menenggak minuman beralkohol sejak Sabtu (22/7) sekitar pukul 18.30.

Sementara, salah satu rekan korban bernama Ayah Yanuar Rachman, meninggalkan lokasi untuk pulang ke rumah.

Selanjutnya, tongkrongan korban didatangi gerombolan orang tak dikenal sekitar 10 orang pada Minggu (23/7) sekitar pukul 01.00.

"Sekelompok ini (pelaku) mencari keberadaan saksi (Yanuar), namun dijawab korban dengan kata – kata "kenapa mencari saksi (Yanuar), kalau ada urusan sama saya dulu," katanya.

Lalu, korban diserang oleh kelompok pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Korban sempat diajak kabur oleh rekannya menuju depan Puskesmas Rowosari.

Namun para pelaku tetap mengejar dan melakukan penusukan secara bertubi-tubi ke punggung korban. Hingga akhirnya, mengakibatkan korban tergeletak di TKP.

"Motif yang di Meteseh diduga pelaku dengan kawan korban itu ada selisih paham, selisih pendapat, si korban ini mencoba menengahi, namun kemudian justru menjadi sasaran yang korban ini," bebernya. (mha/ton)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#kejadian semarang #Puskesmas Rowosari #Pembunuhan semarang