RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kasus pembunuhan Fauzy Aribammar, 27, alias Fauzi, warga Palebon, Kecamatan Pedurungan mulai menemukan titik terang.
Pria sopir taksi online ini dirampok dan dibunuh oleh penumpangnya. Jenazahnya dibuang di jalan tengah perkampungan, samping GOR Trilomba Juang.
Jenazah ditemukan tertelungkup di wilayah Mugas Dalam, Kelurahan Mugassari, Semarang Selatan, Senin (24/7) sekitar pukul 03.00. Tubuhnya bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk di bagian dada dan leher.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Semarang, terduga pelaku pembunuhan berhasil diamankan tim gabungan merupakan warga Kabupaten Karanganyar.
Kejadian ini terekam kamera CCTV warga sekitar lokasi kejadian. Bahkan sempat dilihat oleh salah satu penghuni kos yang berhadapan dengan lokasi kejadian.
"Itu kan anak kos masih mainan game di HP di lantai atas. Dengar suara gaduh di bawah, di jalan. Diintip dari atas, ada mobil Kijang Innova, warna hitam. Kemudian anak kos ini turun, tapi mobil itu sudah pergi, hanya melihat orang tergeletak tengkurap di jalan, posisinya sudah banyak darah," ungkap Ketua RW setempat Dwiyono di lokasi kejadian Senin (24/7).
Kondisi ini lantas dilaporkan ke polisi. Polisi dan pemilik kos telah membuka rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian.
Orangtua korban Hari Pramono mengaku terkejut dengan kabar tersebut. Sebelum ditemukan meninggal, pihak keluarga melakukan pencarian, hingga ke daerah Mangkang.
"Jam 12 (00.00) malam keluar, terus dia ngasih kabar dapat penumpang di Mangkang sekitar pukul 01.00. Terakhir jam 02.00 loss kontak, sudah tidak bisa dihubungi," katanya usai keluar dari ruangan Satreskrim Polrestabes Semarang.
Hari menambahkan, korban merupakan anak pertama. Korban juga sudah berkeluarga. Isterinya tengah hamil anak pertama.
Setelah dilakukan keperluan di RSUP dr Kariadi Semarang, jenasah akan dimakamkan di pemakaman umum di daerah Ketileng.
"Saya juga mengapresiasi kepada kepolisian, tidak sampai 24 jam sudah tertangkap pelakunya," katanya.
Informasi yang diperoleh, satu orang diduga pelaku kejahatan ini berhasil ditangkap anggota kepolisian di daerah Karanganyar, sekitar pukul 07.00. Namun belum diketahui, secara persis jumlah pelaku dan motifnya.
Terpisah, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan korban merupakan korban aksi pencurian dan kekerasan. Korban meninggal akibat sejumlah luka ditubuhnya.
"Sekarang dalam penanganan aparat penyidik Polrestabes Semarang. Pada korban, laporan sementara yang kami dapatkan ditemukan setidaknya ada 5-7 luka tusukan di beberapa bagian belakang dari tubuh korban," katanya saat mendatangi TKP bersama anggotanya. (mha/ton)
Editor : Baskoro Septiadi