Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pembobol ATM Mandiri Beraksi Pakai Mesin Las

Agus AP • Minggu, 20 Juni 2021 | 20:16 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di ATM Mandiri di Kampung Kali yang nyaris dibobol pencuri. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Polisi saat melakukan olah TKP di ATM Mandiri di Kampung Kali yang nyaris dibobol pencuri. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Percobaan pencurian dengan sasaran mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Mandiri terjadi di Kota Semarang, Jumat (18/6/2021) dini hari. Aksi kejahatan ini sempat terekam kamera CCTV. Pelaku diduga berjumlah dua orang dengan membawa mesin las listrik. Mereka berupaya merusak bagian tempat penyimpanan uang.

"Kami lihat dari CCTV pelaku dua laki-laki. Salah satu pelaku pakai kacamata dan baju putih. Sedangkan satunya pakai baju penutup (jamper)," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (18/6/2021).

Mesin ATM Mandiri yang hendak dibobol tersebut berlokasi di Jalan Mayjend Soetoyo  Kampung Kali, tepatnya di samping SMA Theresiana.  Indra mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah ada informasi kejadian tersebut di Presisi Command Centre Polrestabes Semarang.

"Kami lakukan cek TKP, ternyata betul. Setelah kami lakukan pemeriksaan, kondisi ATM sudah tidak selayaknya. Artinya, bagian bawah sudah bolong," jelasnya.

Berdasarkan penyelidikan melalui kamera CCTV yang berada di dalam bilik ATM, salah satu pelaku masuk dengan membawa mesin las listrik. Diduga alat tersebut dipakai untuk merusak boks penyimpanan uang.

"Pelaku sempat memutar boks penyimpanan uang, namun kesulitan membukanya. Pelaku juga sempat mengaburkan kamera CCTV di bilik ATM dengan menggunakan pilox warna kuning," jelasnya.

Sejauh ini, kerugian yang diderita hanya kerusakan mesin ATM di bagian boks.  "Karena uang di dalam boks tidak bisa diambil oleh para pelaku," katanya.

Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Sejumlah saksi telah diperiksa. Termasuk akan memanggil pihak Bank Mandiri untuk dimintai keterangan.

"Apakah ada uang yang hilang ataupun kurang, sehingga kami melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan. Mudah-mudahan pelaku yang terekam di CCTV bisa segera terungkap," harapnya. (mha/aro)

  Editor : Agus AP
#KRIMINALITAS