Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dari Remote Control, Latih Kecerdasan dan Rasa

Agus AP • Minggu, 18 April 2021 | 19:51 WIB
Para penghobi RC-Adventure dari berbagai daerah Jateng-DIJ saat unjuk kebolehan di medan Linggo Asri, Kabupaten Pekalongan Minggu (28/3/2021). (NANANG RENDI AHMAD/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Para penghobi RC-Adventure dari berbagai daerah Jateng-DIJ saat unjuk kebolehan di medan Linggo Asri, Kabupaten Pekalongan Minggu (28/3/2021). (NANANG RENDI AHMAD/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID - Penghobi mobil off-road remot kontrol atau RC-Adventure tak peduli dipandang seperti kanak-kanak. Bagi mereka, RC-Adventure bukan sekadar permainan dan gaya-gayaan. Lebih dari itu, hobi ini melatih kecerdasan dan rasa (felling).

Sebanyak 106 orang penghobi RC-Adventure berkumpul di objek wisata Linggo Asri, Kabupaten Pekalongan, Minggu (28/3/2021). Mereka datang dari berbagai daerah di Jateng dan DIJ. Masing-masing membawa mobil RC andalannya.  Mereka bersiap unjuk kebolehan dalam fun race bertajuk "Training Explorer Pekalongan".

Hujan turun tak menghalangi mereka bermain. Meskipun medan jadi basah dan berlumpur. Justru medan yang seperti itu yang mereka cari.

"Karena justru di medan yang seperti itu letak sensasi bermain RC-Adventure ini," kata Civic, 40, Ketua Komunitas Pekalongan RC-Adventure (Percad) sekaligus ketua panitia fun race.

Benar saja, semua peserta tampak serius. Mereka rela berbasah-basahan dan bergelut dengan lumpur. Medan yang seperti itu membuat mobil RC mereka tampak seperti off-road sungguhan.

"Medan ini juga dibuat mirip seperti sungguhan. Ada track menanjak, curam, berkelok, berlumpur, dan berair," tambah Civic.

Itulah, kata Civic, yang membuat penghobi RC  Adventure tak peduli dengan pandangan yang menganggap permainan ini adalah kekanak-kanakan. Medan yang menantang seperti itu justru membuat mereka bisa melatih kecerdasan dan felling (rasa).

Bagaimana tidak, tangan peserta dilarang menyentuh mobil RC. Bahkan ketika mobil terbalik. Peserta harus meminta bantuan mobil lain. Dengan alat atau fitur yang ada di mobil tersebut. Salah satunya dengan Winch (tali derek atau tali penarik).

"Maka mobil ini wajib dilengkapi Winch itu. Seperti sungguhan bukan?," ujar Civic.

Medan berlumpur paling dicari karena menantang. Di sana, peserta dituntut cerdas memainkan remote control. Mobil RC harus terkendali dengan baik.

"Biasanya medan seperti itu juga untuk menguji mobil. Apakah spare part dan mesin sudah oke atau belum," jelas Civic.

Sensasi RC-Adventure tak hanya saat di medan. Di luar gelanggang, peserta sibuk mereparasi atau meng-upgrade mobil. Tak main-main, kata Civic, jika ditotal bisa habis puluhan juta. Meski demikian, aktivitas mereparasi itu dianggap sebagai kesenangan dan sensasi.

"Bahkan ada yang punya mekanik khusus. Biasanya untuk mengatur ulang suspensi, keseimbangan body, dan hal teknis lainnya. Itu dipikirkan betul-betul," ujar Civic.

Mobil RC-Adventure ini didesain kedap air (waterproof). Di pasaran, harga mobil remote kontrol ini berkisar antara Rp 3 - 4,5 juta. "Itu yang masih standar. Tetapi sudah siap pakai di gelanggang," jelas Civic.

Hal lain yang membuat para penghobi RC-Adventure senang adalah kebersamaan dan kekompakan antar penghobi. Tiap daerah, punya komunitas. Tiap ada even di suatu daerah, mereka mengusahakan untuk hadir. Meski hanya sekadar latihan."Biasanya acara digelar di alam terbuka. Ya, jadi bisa sekalian refreshing dan jalan-jalan," kata Civic. (nra/zal)

  Editor : Agus AP
#RC Adventure