RADARSEMARANG.ID — Puasa Dzulhijjah adalah amalan sunnah sangat utama yang dikerjakan pada 9 hari pertama bulan Dzulhijjah (tanggal 1–9), yang mencakup Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 dan Puasa Arafah pada tanggal 9.
Puasa Dzulhijjah juga sering disebut dengan puasa haji kenapa? karena ada pada musim ibadah haji di Mekah dan Madinah Arab Saudi.
Bagi yang belum bisa berhaji sangat dianjurkan untuk melakukan puasa haji ini.
Sebaliknya, bagi jemaah haji yang sedang wukuf di Arafah, mereka disunnahkan untuk tidak berpuasa agar memiliki fisik yang kuat.
Ibadah ini bernilai pahala setara jihad dan menghapus dosa
Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menetapkan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah pada 18 Mei 2026.
Dengan demikian, 10 Dzulhijjah 1447 H atau Hari Raya Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026.
Sidang isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah digelar di Auditorium HM Rasjidi, kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2026).
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar memimpin langsung sidang isbat tersebut.
"Dengan demikian berdasarkan hasil hisab dan adanya laporan hilal tersebut dapat terlihat disepakati bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin tanggal 18 Mei 2026 Masehi. Dan demikian Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu 27 Mei 2026," ujar Menag (17/5/2026).
Sidang isbat dihadiri sejumlah perwakilan ormas islam.
Sidang isbat digelar dalam tiga tahap, yakni pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag, sidang penetapan yang digelar secara tertutup bersama para tokoh ormas Islam dan instansi terkait, dan konferensi pers hasil sidang.
Baca Juga: Tips dan Trik Memilih Sapi Kurban yang Dagingnya Banyak Untuk Hari Raya Idul Adha Lebaran Haji 2026
Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, Cecep Nurwendaya sebelumnya menyampaikan posisi hilal di seluruh Indonesia telah memenuhi kriteria.
Elongasi dari hilal di wilayah Indonesia juga telah memenuhi kriterianya.
"Posisi hilal di seluruh wilayah NKRI telah memenuhi kriteria tinggi hilal minimum 3 derajat, dan elongasi minimum 6,4 derajat, sehingga tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Senin Kliwon, tanggal 18 Mei 2026," ucap Cecep dalam seminar posisi hilal.
Baca Juga: Tips dan Trik Memilih Sapi Kurban yang Dagingnya Banyak Untuk Hari Raya Idul Adha Lebaran Haji 2026
"Oleh karenanya posisi hilal awal Dzulhijjah 1447 H pada hari rukyat ini, secara teoritis hilal sangat memungkinkan dapat dirukyat," tambahnya
Ingat Senin, 18 Mei 2026 sudah masuk 1 Dzulhijjah 1447 H.
Jangan lupa mulai memperbanyak ibadah, dzikir, sedekah, dan puasa sunnah di awal Dzulhijjah.
1 Dzulhijjah 1447 H — Senin, 18 Mei 2026
2 Dzulhijjah 1447 H— Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah 1447 H— Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah 1447 H— Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah 1447 H— Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah 1447 H— Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah 1447 H— Ahad, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah 1447 H— Senin, 25 Mei 2026 (Puasa Tarwiyah)
9 Dzulhijjah 1447 H— Selasa, 26 Mei 2026 (Puasa Arafah)
Baca Juga: Cek 88 Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Zulhijah 1447 H untuk Putuskan Kapan Idul Adha 2026
Niat Puasa Dzulhijjah
1. Niat Puasa 1–7 Dzulhijjah
(Puasa Sunnah Awal Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta‘ala
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta‘ala.”
━━━━━━━━━━━━━━
Baca Juga: Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar 17 Mei, Ini 88 Titik Lokasi Rukyatul Hilal Selain di Semarang
2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumit tarwiyah sunnatan lillahi ta‘ala
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta‘ala.”
━━━━━━━━━━━━━━
Baca Juga: Cek 88 Titik Lokasi Rukyatul Hilal Awal Zulhijah 1447 H Guna Sidang Isbat Salat Idul Adha 2026
3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumi ‘arafah sunnatan lillahi ta‘ala
Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta‘ala.”
Keutamaan puasa di bulan Dzulhijjah
Puasa ini mampu menghapus dosa-dosa.
Khusus Puasa Arafah, diyakini dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Puasa ini mendapatkan pahala berlipat:
Amal ibadah pada 10 hari pertama Dzulhijjah sangat dicintai Allah SWT, bahkan lebih utama daripada jihad di jalan Allah. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi