RADARSEMARANG.ID — Petugas Haji adalah individu yang telah terlatih dan bertugas untuk memastikan kelancaran ibadah haji, mulai dari membimbing manasik, memberikan pelayanan kesehatan hingga mengatur akomodasi di Tanah Suci.
Petugas akan dibagi dalam beberapa formasi untuk mendampingi jemaah dan memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar.
Formasi Petugas Haji 2026 tingkat daerah terdiri dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi.
PPIH Kloter terdiri dari ketua kloter dan pembimbing ibadah haji kloter.
Jadwal seleksi petugas haji 2026 dimulai dari seleksi petugas haji daerah hingga jadwal pemberangkatan jemaah.
Seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji telah disusun secara rinci dan terkoordinasi dengan jadwal resmi yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.
Menurut Irfan Yusuf, seleksi petugas haji daerah dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 11 Desember 2025.
Sementara seleksi petugas haji pusat dilakukan pada 16 Desember 2025.
Hal itu diungkapkannya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi VIII DPR RI, pada Selasa (25/11/2025).
“Seleksi petugas daerah direncanakan pada 4 dan 11 Desember, sementara petugas pusat tanggal 16 Desember 2025,” ujar Irfan di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta.
Setelah proses seleksi, tahap bimbingan dan manasik haji akan dilaksanakan mulai 1 Januari hingga 20 Februari 2026.
“Bimbingan dan manasik diperkirakan berlangsung dari 1 Januari sampai 20 Februari 2026,” ujar Irfan.
Irfan menambahkan, tahapan pengkloteran dan gruping visa haji akan berlangsung pada 10 Januari sampai 8 Februari 2026.
Setelah itu, proses penerbitan visa haji oleh Pemerintah Arab Saudi dijadwalkan berjalan mulai 8 Februari hingga 20 Maret 2026.
“Semua terkoordinasi dengan skedul yang telah ditetapkan Saudi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemberangkatan kloter pertama akan diawali dengan masuk asrama haji pada 21 April 2026, disusul dengan pemberangkatan menuju Tanah Suci pada 22 April 2026.
Dalam sebuah pengumuman resmi melalui akun Instagram @kemenhaj.ri, dijelaskan bahwa peserta yang lulus adalah mereka yang menduduki peringkat 1 sampai 40 berdasarkan hasil uji Computer Assisted Test dan wawancara.
Peserta yang lulus nantinya akan terus ikut pelatihan lebih lanjut sebagai persiapan sebelum menjalani tugas pelayanan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Tahapan pelatihan ini sangat penting untuk memastikan petugas siap secara kompetensi teknis, pemahaman tugas, hingga penguatan mental dan spiritual.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI secara resmi mengumumkan hasil seleksi Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat tahun 1447 H/2026 M.
Berdasarkan hasil seleksi tersebut, peserta yang menduduki peringkat 1 hingga 40 dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahapan pelatihan berikutnya.
Pengumuman ini menjadi momen yang dinantikan para peserta yang sebelumnya telah melewati seleksi yang ketat untuk menjadi bagian dari petugas haji Indonesia di Arab Saudi.
Cakupan layanan PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat mencakup berbagai bidang layanan strategis yang langsung bersentuhan dengan jamaah haji, yaitu:
- Layanan transportasi
- Layanan akomodasi
- Layanan konsumsi
- Bimbingan ibadah
- Layanan jemaah lansia dan disabilitas
- PKPPJH (Petugas Kantor Perwakilan Pemerintah Jemaah Haji)
Setiap bidang layanan tersebut memiliki peran penting untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.
Panitia mengimbau kepada semua Calon Petugas Haji yang dinyatakan lulus agar mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik, mental, maupun administrasinya.
Link Pengumuman Hasil Seleksi CAT Petugas Haji Tingkat Pusat 2026
https://drive.google.com/file/d/1w11Mm7ou-goN_NlfH5d6DRwwTQZuWS3Q/view
Tahap pelatihan berikutnya akan menjadi penentu kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi