RADARSEMARANG. ID — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengingatkan jamaah haji Indonesia yang hendak pulang ke Tanah Air untuk mematuhi aturan barang bawaan, salah satunya dilarang membawa air zamzam di dalam koper bagasi dan kabin.
“Untuk barang bawaan terkait air zamzam, kami mengimbau jamaah haji untuk tidak membawa air atau air zamzam di dalam koper atau di dalam tas,” kata Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Ali Machzumi di Makkah, Senin.
Ali mengatakan seluruh barang bawaan akan dicek dengan X-ray sehingga semua barang bawaan, termasuk air zamzam yang dimasukkan botol dan dibungkus lakban, akan ketahuan.
Apabila dalam sistem X-ray diketahui membawa air zamzam, maka koper akan dibongkar.
Hal tersebut tentu menghambat proses kepulangan ke Tanah Air.
“Kami mengimbau sekali lagi jamaah haji untuk menghindari hal tersebut, untuk tidak membawa air zamzam dalam bentuk apapun dalam koper-koper yang dibawa di dalam pesawat,” ujarnya.
Ia menyebut jamaah haji akan mendapat air zamzam 5 liter saat tiba di Asrama Haji.
Air zamzam akan diberikan ke jamaah sebelum pulang ke rumah masing-masing.
“Tentu kalau dari sisi kekurangan mungkin ini kurang saja untuk keluarga dan tetangga yang di sekitar jamaah haji, tetapi kami sekali lagi mohon itu dicukupkan,” ujarnya.
Ali mengatakan ada sekitar 30 ribu orang haji yang sudah tiba di Indonesia sejak 11 Juni.
Dia berharap proses pemulangan berjalan lancar.
“Saat ini yang sudah kembali ke Tanah Air sekitar 16 persen dari keseluruhan jumlah jamaah haji yang ada di Tanah Suci,” ujarnya.
Usai puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), satu per satu kelompok terbang (kloter) mulai pulang ke Indonesia.
Dalam perjalanan pulang ke Indonesia, rupanya jamaah haji tidak diizinkan untuk membawa air zamzam ke dalam kabin pesawat.
Meski tak diizinkan dibawa sendiri, petugas akan membagikan air zamzam setelah jemaah haji tiba di Indonesia.
“Air zamzam akan dibagikan kepada jamaah di embarkasi di Indonesia,” ujar Wakil Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdillah di Madinah, dikutip dari laman resmi Kemenag
Selanjutnya, dari petugas akan membagikan 5 liter air zamzam kepada setiap jemaah haji.
“Masing-masing jemaah akan menerima satu galon berisi lima liter, jadi tidak perlu membawa air zamzam dalam kabin pesawat,” terangnya.
Mengingat ada larangan mengenai air zamzam di dalam kabin pesawat, Abdillah mengimbau untuk para jemaah tidak memaksakan untuk membawa dan menyimpannya di koper maupun tas lainnya yang masuk ke dalam kabin.
“Kami mohon kepada jemaah yang belum berangkat ke bandara agar sejak dari hotel sudah menyiapkan barang bawaan sesuai aturan karena ini demi kelancaran proses pemeriksaan di bandara,” imbuhnya.
Sementara itu, barang yang boleh dibawa ke kabin oleh jemaah haji saat pulang ke Indonesia adalah tas paspor dan koper kecil.
Untuk koper kecil yang masuk kabin, berat maksimal yang diizinkan adalah 7 kg.
Sedangkan koper besar akan ditimbang di lobi hotel dengan berat maksimal 32 kg. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi