Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

221.000 Jamaah Terbang ke Arab Saudi 2 Mei, Simak Rencana Perjalanan Haji 1446 H/2025 M

Falakhudin • Jumat, 10 Januari 2025 | 16:32 WIB
Rencana Perjalanan Haji
Rencana Perjalanan Haji

 

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah menerbitkan jadwal rencana perjalanan haji RPH 1446 H 2025 M. 

Tahapan perjalanan ini terbit dan ditandatangani Dirjen PHU Hilman Latief pada 3 Januari 2025.

“1 Mei 2025 jamaah haji mulai masuk asrama haji. 

Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia

 

2 Mei 2025, awal pemberangkatan jamaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah,” demikian dilansir dari RPH yang diterbitkan Ditjen PHU, Selasa (7/1/2024).

Masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji akan berlangsung selama 30 hari. 

Sementara rata-rata masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari.

 

Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79. 

Dari jumlah itu, biaya perjalanan ibadah haji atau BIPIH yang dibayar jemaah rerata sebesar Rp55.431.750,78. 

Hasil kesepakatan pemerintah dan DPR ini akan diajukan ke Presiden RI untuk diterbitkan Keputusan Presiden tentang BPIH 2025, dan selanjutnya dilakukan proses pelunasan Bipih oleh jemaah.

Penurunan BPIH berdampak pada turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang harus dibayar jamaah. 

Jamaah Haji 2024 rata-rata membayar Bipih sebesar Rp56.046.171,60. 

 

Sementara rata-rata jamaah haji 2025 akan membayar Bipih sebesar Rp55.431.750,78.

Penggunaan Nilai Manfaat yang dialokasikan dari hasil optimalisasi setoran awal jamaah juga turun. 

Rata-rata nilai manfaat per jamaah pada 2024 sebesar Rp37.364.114,40. 

Tahun ini, penggunaan nilai manfaat turun rata-rata per jemaah sebesar Rp33.978.508,01.

 

“Alhamdulillah pemerintah dan DPR sejak awal memiliki semangat yang sama untuk merumuskan pembiayaan haji yang lebih terjangkau oleh masyarakat,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Selasa (7/1). 

Baca Juga: GRATIS! Download Foto Presiden H Prabowo Subianto - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Periode 2024-2029 dan Peraturan Pemasangannya

 

“Di saat yang sama, pemerintah dan DPR juga sepakat untuk menjaga dan merumuskan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji Indonesia,” ujarnya.

Sebagai wakil Kementerian Agama dalam Panitia Kerja BPIH, Hilman Latief menjelaskan sejumlah alasan hingga biaya haji bisa diturunkan.

Pertama, pada 2024, Kemenag berhasil melakukan banyak efisiensi hasil dari proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi. 

Efisiensi ini berhasil dilakukan terhadap berbagai komponen, baik akomodasi (hotel), konsumsi, maupun biaya layanan di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna).

“Efisiensi juga bisa dilakukan pada komponen operasional layanan umum dalam negeri dan luar negeri,” ujar Hilman.

 

“Total efisiensi ini mencapai Rp600 Miliar,” ujarnya.

Alasan kedua, ⁠dalam Panja BPIH, usulan awal Kemenag dibahas kembali dengan mendasarkan pada realisasi anggaran penyelenggaraan haji 2024. 

“Seperti saya sampaikan, efisiensinya cukup signifikan karena keberhasilan dalam proses negosiasi,” ujarnya.

“Jadi usulan biaya haji tahun ini angkanya lebih dekat dengan realisasi haji 2024. 

Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto

 

Ini nanti akan kita optimalkan dalam proses negosiasi penyediaan layanan tahun ini,” imbuhnya.

“Saya mengapresiasi tim pengadaan Kemenag yang cukup ulet dalam bernegosiasi sehingga langkah melakukan efisiensi bisa dioptimalkan,” tandas Hilman.

Alasan ketiga, lanjut Hilman, penurunan biaya haji tahun 2025 ini karena ada pembelian sejumlah alat kebutuhan jamaah yang sudah difokuskan pada 2024. 

Sehingga tahun ini belum perlu membeli lagi.

“Kita optimalkan alat yang ada saat ini, seperti mesin pembaca dokumen travel, alat pendataan bio visa, dan lainnya. 

Alhamdulillah ini bisa menurunkan biaya haji,” ujar Hilman.

Indonesia tahun ini mendapat 221 000 kuota jamaah haji.

Jumlah ini terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah atau KBIHU, serta 17.680 jemaah haji khusus.

 

Berikut Rencana Perjalanan Haji 1446 H 2025 M:

a. 1 Mel 2025 (3 Zulkaidah 1446), Jamaah Haji masuk asrama haji

b. 2 Mel 2025 (4 Zulkaidah 1446), Awal pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah

c. 11 Mei 2025 (13 Zulkaidah 1446), Awal pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah

 

d. 16 Mei 2025 (18 Zulkaidah 1446, Akhir pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah

e. 17 Mei 2025 (19 Zulkaidah 1446, Awal pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah

f. 25 Mei 2025 (27 Zulkaidah 1446), Akhir pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang | dari Madinah ke Makkah

g. 31 Mei 2025 (4 Zulhijjah 1446), Akhir pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah

h. 31 Mei 2025 (4 Zulhijjah 1446), Closing Date KAAIA Jeddah (Pukul 24.00 WAS)

i. 4 Juni 2025 (8 Zulhijjah 1446), Pemberangkatan Jamaah Haji dari Makkah ke Arafah

 

j. 5 Juni 2025 (9 Zulhijjah 1446), WUKUF DI ARAFAH

k. 6 Juni 2025 (10 Zulhijjah 1446), Idhul Adha 1446 Hijriyah

l. 7 Juni 2025 (11 Zulhijjah 1446), Hari Tasyrik I

m. 8 Juni 2025 (12 Zulhijjah 1446), Hari Tasyrik II (Nafar Awal)

n. 9 Juni 2025 (13 Zulhijjah 1446) Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)

 

o. 11 Juni 2025 (15 Zulhijjah 1446), Awal Pemulangan Jamaah Haji Gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air

p. 11 Juni 2025 (15 Zulhijjah 1446), Awal Kedatangan Jamaah Haji Gelombang I di Tanah Air

q. 18 Juni 2025 (22 Zulhijjah 1446), Awal Pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah

r. 25 Juni 2025 (29 Zulhijjah 1446), Akhir Pemulangan Jamaah Haji Gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air

s. 26 Juni 2025 (1 Muharram 1447), TAHUN BARU HIJRIYAH 1447 H

t. 26 Juni 2025 (1 Muharram 1447), Awal Pemulangan Jamaah Hajl Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air

 

u. 2 Juli 2025 (7 Muharram 1447), Akhir Pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah

v. 10 Juli 2025 (15 Muharram 1447), Akhir Pemulangan Jamaah Haji Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air

w. 11 Juli 2025 (16 Muharram 1447), Akhir Kedatangan Jamaah Haji Gelombang II di Tanah Air. 

 

Sementara itu, diberitakan sebelumnya Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah. 

Pertemuan berlangsung di Masjidil Haram, Makkah. 

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam

 

Kedua tokoh ini membahas banyak persoalan, mulai dari persiapan haji 1446 H/2025 M hingga pemberdayaan umat.

”Alhamdulillah kami melakukan pertemuan dengan Menteri Haji, dr Tawfiq Al Rabiah. Alhamdulillah kami diterima dengan baik di Masjidil Haram.

Ternyata di Masjidil Haram itu ada tempat pertemuan yang sangat luar biasa,” ujar Menag Nasaruddin di Makkah, Minggu (24/11/2024) malam.

Menag menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Menteri Tawfiq berlangsung sangat akrab, lengkap dengan jamuan makan malam. Diskusi berlangsung cukup panjang, lebih dari satu jam.

 

”Kita membicarakan banyak hal, antara lain: beliau meminta Kemenag RI untuk lebih siap menghadapi haji mendatang.

Sebab, akan ada penyempurnaan-penyempurnaan,” papar Menag.

 

Hadir dalam pertemuan terbatas ini, Kepala Badan Penyelenggara Haji Muchammad Irfan Yusuf, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Dubes RI di Saudi Abdul Aziz, Konjen RI di Jeddah Yusron Ambary, dan Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam.

”Alhamdulillah kami juga sudah ada Badan Penyelenggara Haji yang memberikan bantuan yang sangat signifikan terhadap penyempurnaan pelaksanaan ibadah haji Indonesia,” ujar Menteri Agama. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Keputusan Presiden tentang BPIH 2025 #Dirjen PHU Hilman Latief #wukuf di arafah #realisasi anggaran penyelenggaraan haji 2024 #Awal pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang I #Dubes RI di Saudi Abdul Aziz #Panja BPIH #Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar #Indonesia tahun ini mendapat 221 000 kuota jamaah haj #penurunan biaya haji tahun 2025 #Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah #Menteri Tawfiq #Menteri Agama #Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah #Rencana Perjalanan Haji 1446 H 2025 M #Awal pemberangkatan Jamaah Haji Gelombang II #pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah atau KBIHU #biaya perjalanan ibadah haji atau BIPIH #jadwal rencana perjalanan haji RPH 1446 H 2025 M #Awal Pemulangan Jamaah Hajl Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air #jamaah haji 2025 akan membayar Bipih #Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) #Awal Pemulangan Jamaah Haji Gelombang I #Jamaah Haji 2024 #masa tinggal jamaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari #Awal Kedatangan Jamaah Haji Gelombang I di Tanah Air