Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menag Pastikan Pencarian Jemaah Haji Hilang Idun Rohim Zen Terus Dilakukan Tanpa Batas Waktu

Ida Nor Layla • Sabtu, 29 Juli 2023 | 05:40 WIB
SAMBUT KEPULANGAN PETUGAS : Menag Yaqut Cholil Qoumas menyambut kepulangan petugas haji PPIH Arab Saudi Daker Makkah di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Kamis 27 Juli 2023.
SAMBUT KEPULANGAN PETUGAS : Menag Yaqut Cholil Qoumas menyambut kepulangan petugas haji PPIH Arab Saudi Daker Makkah di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Kamis 27 Juli 2023.

 

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA-Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan terus melakukan pencarian tanpa batas waktu terhadap Idun Rohim Zen, 87. Yakni jemaah haji dari embarkasi Palembang kelompok terbang (Kloter) PLM 20 yang hilang saat wukuf di Arafah.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memyampaikan hal itu seusai menyambut kedatangan petugas haji di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, Kamis (27/7/2023).

"Saya sudah perintahkan kepada para petugas terutama Linjam (Pelaksana Layanan Perlindungan Jamaah) untuk terus mencari jamaah kita yang masih hilang tanpa batas waktu. Sampai kemudian pihak otoritas Arab Saudi yang menyatakan bahwa memang yang bersangkutan sudah tidak bisa ditemukan," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Idun tak jelas keberadaannya usai izin ke toilet pada 27 Juni 2023, sekitar pukul 15.30 waktu Arab Saudi (WAS). Sejak sore hari di tengah masa wukuf di Arafah itu, Idun tak pernah kembali ke rombongannya.

Menurut Gus Yaqut, pihaknya terus berikhtiar mencari jamaah haji yang hilang saat puncak haji. Dari usaha tersebut, beberapa jamaah yang sempat hilang sudah berhasil ditemukan.

"Masih terus dilakukan pencarian. Jadi perlu saya sampaikan, ada 8 jemaah yang kemarin sempat hilang. Tujuh sudah ditemukan, 1 yang belum ditemukan. Sebanyak 3 jamaah yang ditemukan sudah meninggal dunia," katanya.

Gus Yaqut mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak otoritas Kerajaan Arab Saudi, baik dengan kepolisian maupun dengan Tim Search and Rescue (SAR).

"Jadi saya minta cari sampai ketemu. Mudah-mudahan masih hidup. Kalaupun harus terima kenyataan misalnya dalam kondisi wafat, kita harus perlakukan dengan baik saya kira itu,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada tiga jamaah haji Indonesia yang hilang saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Ketiganya yakni, Idun Rohim Zen, 87, dari embarkasi Palembang Kloter PLM 20, Suharja Wardi Ardi, 69)l, dari embarkasi Kertajati Kloter KTJ 10, dan Niron Sunar Suna, 77, dari embarkasi Surabaya Kloter SUB 65.

Niron Sunar Suna ditemukan meninggal dunia di Rumah Sakit An Nur, Makkah. Kemudian, Suharja Wardi Ardi juga ditemukan sudah wafat di Rumah Sakit (RS) Mu'aisyim, Mina, Makkah.

Saat ini, masih ada satu jemaah haji yang masih dicari, yaitu Idun Rohim Zen. Sedianya, Idun bersama rombongannya pulang dari Tanah Suci pada 29 Juli 2023.

Proses pencarian oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dilakukan dengan menyisir kawasan Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), kemudian seluruh rumah sakit di Makkah dengan memeriksa nama-nama pasien, juga masuk ke kamar-kamar jenazah untuk mencocokkan data, baik pada jenazah yang ma'lum (jelas identitasnya) maupun yang majhul (belum teridentifikasi). Belakangan, pencarian juga diperluas sampai ke Taif dan Jeddah. (ida)

Editor : Ida Nor Layla
#HajiRamahLansia #MCH2023 #HajiIndonesia2023 #HajiIndonesiaMabrur #Haji2023 #jemaah haji hilang