Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ratu Horor Aulia Sarah Kembali, Teror Malam 1 Suro Siap Guncang Bioskop

Lutfi Hanafi • Kamis, 15 Januari 2026 | 19:55 WIB
Sengkolo: Petaka Satu Suro - Official Trailer
Sengkolo: Petaka Satu Suro - Official Trailer

 

RADARSEMARANG.ID – MVP Pictures kembali memanaskan genre horor Indonesia lewat perilisan Official Trailer film Sengkolo Petaka Satu Suro.

Film yang dijadwalkan tayang 22 Januari 2026 ini langsung menyedot perhatian publik, terutama karena menandai kembalinya Aulia Sarah, yang dijuluki netizen sebagai ratu horor, dalam kisah teror bernuansa budaya Jawa.

Sejak trailer resminya beredar di YouTube dan media sosial, atmosfer mencekam khas Malam 1 Suro langsung terasa kuat.

Nuansa mistis, sunyi desa, hingga simbol-simbol pantangan Jawa disajikan tanpa basa-basi, membuat banyak penonton mengaku merinding bahkan sebelum filmnya tayang.

Baca Juga: Penerbangan Terakhir Bongkar Luka di Balik Seragam Dunia Aviasi

Disutradarai Deni Saputra, Sengkolo: Petaka Satu Suro mengandalkan pendekatan budaya sebagai senjata utama. Latar pedesaan pesisir digambarkan kontras—tenang di siang hari, namun berubah gelap dan menekan saat malam tiba. Bukan horor instan, film ini perlahan membangun rasa tidak nyaman yang menetap.

Cerita berpusat pada Rahayu (Aulia Sarah), seorang bidan desa di Desa Sukowati yang hidup sederhana bersama keluarga kecilnya. Menjelang Malam 1 Suro, sederet kejadian janggal mulai menghantui desa.

Kesialan demi kesialan (sengkolo) muncul, menyasar warga, termasuk perempuan hamil, hingga memicu tragedi yang mengguncang ketenangan kampung.

Baca Juga: Pabrik Gula Tembus Jepang, Poster 'Sugarcane Knows' Langsung Bikin Salfok

Konflik memuncak ketika teror supranatural mengincar keluarga Rahayu. Di titik ini, film tak hanya berbicara soal bertahan hidup, tetapi juga perjuangan seorang ibu mempertahankan ikatan emosional di tengah ancaman tak kasat mata.

Karakter Rahayu digambarkan sebagai sosok kuat namun rapuh—manusiawi dan penuh luka batin. Sementara Marni (Agla Artalidia), sahabat Rahayu, menjadi penyeimbang emosi yang memperkaya lapisan drama dalam cerita.

Baca Juga: Doraemon Tak Hilang! Usai Tinggalkan RCTI Bakal Pindah TV Nasional

Dari trailer, Sengkolo terlihat tidak mengandalkan jumpscare berlebihan. Film ini bermain pada ketegangan psikologis, konflik batin, serta konsekuensi melanggar pantangan dan tradisi. Tema takdir, trauma, dan keluarga disisipkan rapi di balik teror mistis.

Respons warganet pun mengalir deras. Banyak yang memuji keberanian film ini mengangkat folklore lokal.

“Cerita mitos sengkolo di desa memang turun-temurun, bikin merinding,” tulis seorang netizen.

“Scoring musiknya ngeri, bikin tegang walau belum banyak jumpscare,” komentar lainnya.
Tak sedikit pula yang menyoroti totalitas akting Aulia Sarah yang kembali tampil intens dan emosional.

Pengamat film menilai Sengkolo: Petaka Satu Suro berpotensi menjadi horor psikologis yang berbeda dari kebanyakan film sejenis. Alih-alih sekadar menakut-nakuti, film ini menggali rasa takut yang lahir dari trauma, kepercayaan, dan konflik manusia.

Dengan bekal trailer yang kuat dan tema budaya yang lekat, ekspektasi publik terhadap film ini pun meningkat. Akhir Januari 2026, bioskop Indonesia tampaknya akan kembali gelap—dan Malam 1 Suro siap membawa petaka ke layar lebar.(han)

Editor : Baskoro Septiadi
#netiket #mvp pictures #Aulia Sarah #KONFLIK #teror #Trauma #bidan desa #Sengkolo Malam Satu Suro #Bioskop #Pantangan #film #Supranatural #1 suro #jumpscare