RADARSEMARANG.ID - Biasanya, seseorang pernah merasakan ketegangan hanya dengan membaca judul film horor yang membuat bulu kuduk merinding.
Terlebih lagi jika judul film tersebut memiliki nuansa kelam dan disertai dengan keterangan berdasarkan kisah nyata.
Judul film ini adalah "Pembantaian Dukun Santet". Hanya dengan mendengar kata "pembantaian" sepertinya sudah terasa menakutkan.
Apalagi ditambah dengan istilah "dukun santet", yang seolah semakin memperburuk imajinasi.
Tanpa perlu menonton film secara keseluruhan, sudah terbayang berbagai adegan menakutkan yang akan muncul dalam film ini.
Namun, di balik judul yang seolah membuat perut terasa mual ini, terdapat fakta-fakta mengejutkan mengenai proses pembuatannya yang justru menambah rasa ngeri.
Berikut beberapa fakta menarik tentang film "Pembantaian Dukun Santet" yang dilansir dari berbagai sumber.
Diangkat dari Kejadian Nyata
Film Pembantaian Dukun Santet terinspirasi dari peristiwa nyata yang mengguncang Indonesia dan berakar dari tragedi kelam yang benar-benar terjadi.
Pada tahun 1998, di tengah ketegangan isu sosial politik pascareformasi, keberadaan dukun santet yang dianggap membahayakan masyarakat.
Saat itu, desas-desus tentang dukun santet menyebar luas dan cepat, hingga memicu ketakutan dan kekerasan massal.
Latar Lokasi yang Mencekam
Proses pengambilan gambar film Pembantaian Dukun Santet memberikan banyak pengalaman yang berkesan. Namun, Kevin Ardilova dan Kaneishia Yusuf memilih untuk merahasiakannya.
Salah satu momen yang paling diingat oleh Kevin Ardilova adalah saat ia harus bersembunyi di antara tumpukan mayat dalam situasi yang sangat menakutkan, di tengah hutan yang sepi dan lebat.
Karakter Utama dan Hal Aneh
Dalam film Pembantaian Dukun Santet, Kevin Ardilova memerankan karakter Satrio, seorang santri yang sangat berdedikasi dalam beribadah, rajin dalam mengaji, dan aktif dalam menuntut ilmu.
Pada awalnya, Satrio cenderung mengabaikan berbagai kejanggalan yang terjadi di sekitarnya.
Namun, pandangannya mulai berubah ketika ia secara tidak sengaja mendengar percakapan antara Annisa dan Nurul yang sangat aneh.
Film "Pembantaian Dukun Santet" diproduksi oleh MD Pictures, dan digarap oleh sutradara Azhar Kinoi Lubis.
Adapun jadwal film ini direncanakan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 8 Mei 2025.
Editor : Baskoro Septiadi