Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kontrovesi Film Kiblat Kena Boikot, Begini Tanggapan Warganet yang Heboh di Media Sosial

Aris Hariyanto • Rabu, 27 Maret 2024 | 10:47 WIB
Intro Film horor Kiblat.
Intro Film horor Kiblat.

RADARSEMARANG.ID - Film ‘Kiblat’ mengalami boikot setelah poster dan trailer resminya dirilis.

Poster film ‘Kiblat’ tersebut dianggap oleh sebagian masyarakat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai narasi yang tak pantas.

Dalam poster film ‘Kiblat’ ini, menampilkan seorang perempuan dalam posisi rukuk dengan nuansa menyeramkan dengan posisi kepala menghadap terbalik.

Selain itu, judul yang merujuk pada arah shalat umat Islam ini telah menimbulkan kegusaran di berbagai kalangan.

Warganet yang merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial media, turut andil dalam menyuarakan pendapat mereka.

Tanggapan warganet terhadap film ‘Kiblat’ ini sangatlah beragam.

Mayoritas warganet mengecam film tersebut dan menganggapnya sebagai penghinaan dan tidak mendidik.

Warganet media X akun @hzardcore mengungkapkan “Udah tau agama itu sesuatu yang sensitif, bukannya bikin film yang bikin iman orang kuat buat beribadah malah bikin orang mikir sebaliknya”.

“Kalau blom ada ide yang lebih bagus, mending stop dlu produksi film daripada harus bikin kaya gini,” lanjutnya.

“Kalo siksa neraka si masih oke ya menurut gua, cuma yang makmum sama kiblat ini loh yg bikin geleng-geleng, jadi takut sholat malem woii,” tulis akun @Xr267z.

“Kenapa film Horor judulnya Kiblat,artinya sama sj sang Produser menyeleneh agama, film adalah kebutuhan utk hiburan, jgn menyimpang dgn tujuan utama”.

“Judulnya kiblat ada paradoknya, isinya horor, kenpa gak di kasih judul ‘Perempuan digua Hantu’ saja, tp apapun judul jgnlah nyeleneh agama,” tulis akun @JalilBasyah.

Ustadz Hilmi Firdausi dan Majelis Ulama Indonesia menyerukan agar pembuat film menghindari konten yang dapat menimbulkan kesalahpahaman tentang ajaran agama.

Dalam postingan di media sosial X, akun @Hilmi28 mengatakan “Dengan segala hormat kepada para produser film Indonesia, tolong hentikan membuat film horor seperti film Kiblat ini”.

“Sama sekali tdk mendidik, bahkan membuat sebagian orang jadi takut sholat…dulu kejadian yg sama terjadi pada sekuel film makmum, khanzab dsj. Yuk bisa buat film dgn unsur religi yg lebih berkualitas, yg agak laen biar hasilnya juga agak laen kayak film agak laen,” imbuhnya.

Mereka menekankan pentingnya penggunaan simbol keagamaan yang tepat dan bertanggung jawab.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Leo Pictures, sebagai rumah produksi, telah menarik semua media promosi film ‘Kiblat’ tersebut.

Editor : Baskoro Septiadi
#Leo Pictures #MUI #Ustadz Hilmi Firdausi #warganet #kiblat #film horor