Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

500 Days Of Summer, Film Tentang Memahami Cinta yang Disalahpahami Banyak Orang

Aby Genta Putra Prasetya • Kamis, 30 November 2023 | 04:41 WIB
500 Days Of Summer, Film Tentang Memahami Cinta yang Disalahpahami Banyak Orang
500 Days Of Summer, Film Tentang Memahami Cinta yang Disalahpahami Banyak Orang

RADARSEMARANG,ID- Perdebatan mengenai siapa yang salah dalam film ini masih terus diperbincangkan oleh khalayak ramai.

Film yang diperankan oleh Joseph Gordon Levitt dan Zoey Deschanel tersebut masih diingat orang-orang sebagai film 'horor' sepanjang masa.

Bukan karena monster yang berdarah-darah, hantu yang terkutuk ataupun pembunuh yang berkeliaran.

Film ini menceritakan tentang bagaimana putus cinta bisa terasa mengerikan, point of view kita akan mengikuti Tom dan mulai meng-antagoniskan Summer.

Kebanyakan menganggap Summer adalah pihak yang salah dalam film ini, tapi banyak juga yang menyangkal bahwa itu merupakan kesalahan Tom.

Film yang disutradarai Marc Webb ini dalam tagline nya mengatakan bahwa ini bukan film cinta, tapi ini merupakan cerita tentang cinta itu sendiri.

500 Days Of Summer sendiri bercerita tentang hubungan seorang lelaki bernama Tom dan wanita yang ia temui di kantornya, bernama Summer.

Tom awalnya bekerja sebagai penulis kartu ucapan, sebuah pekerjaan fiksi yang dianalogikan sebagai cara seseorang menyampaikan perasaan tanpa perlu mengekspresikannya.

Ia bertemu dengan Summer, seorang gadis yang baru bekerja di kantor yang sama dengannya.

Di awal pertemuan, Tom langsung merasa ingin mendekati Summer.

Tom merupakan lelaki naif yang percaya akan cinta pada pandangan pertama, sebaliknya Summer merupakan gadis yang menganggap cinta adalah sebuah hal fiksi.

Singkat cerita, mereka pun menjadi dekat. Dunia Tom tiap harinya terasa berbunga-bunga, mereka melakukan banyak hal-hal manis.

Seperti kencan di IKEA, ataupun menonton film bioskop di akhir pekan.

Tapi dari awal Summer memang berkata ia tidak menginginkan hubungan yang serius, Tom tidak mempercayainya sama seperti point of view kita sebagai penonton.

Baca Juga: Trailer Film Ancika: Dia Yang Bersamaku Tahun 1995, Berikut Sinopsis dan Castnya

 

Sebagai penonton kita dihadapkan pada perubahan situasi yang begitu signifikan. Summer tidak memberikan ekspektasi kita terhadapnya.

Kita semua dahulu membenci Summer, dengan segala ketidak-netralan kita dalam melihat hubungan Tom dan Summer.

Tapi, berjalannya waktu kita lebih melihat Summer dengan pandangan yang berbeda

Dilansir screenrant.com " 500 Days Of Summer memberi pelajaran kepada penonton bahwa orang lain tidak bertanggung jawab atas bagaimana orang lain berekspektasi kepada mereka".

Bahkan pemeran Tom, Joseph Gordon Levitt memberikan pandangannya terhadap film yang ia perankan tersebut.

Ia menyarankan kita menonton ulang 500 Days Of Summer " Tonton ulang, itu semua kebanyakan merupakan kesalahan Tom, dia terlalu berekspektasi,dia tidak mendengarkan, ia egois. Untungnya ia bertumbuh dewasa di akhir". cuit Joseph dalam akun pribadinya @hitRECordJoe dalam bahasa Inggris.

Editor : Agus AP
#Joseph Gordon-Levitt #cinta #film