RADARSEMARANG,ID - Dengan penggambaran karakter yang lucu dan ceria, juga menceritakan sebuah petualangan sepasang anak kecil tidak membuat anime ini 'family friendly'.
Akhir-akhir ini seorang idol asal Korea Selatan, Sakura dari idol group Le Sserafim mendapat hujatan dan seruan untuk dicancel karena ia diketahui menonton anime tersebut.
Sakura bahkan membagikan komentarnya setelah menonton anime tersebut "Made in Abyss adalah anime yang menarik, tetapi juga agak sedikit menyedihkan.
Ia (Made in Abyss) memiliki kesamaan dengan The Promised Neverland, dan bisa membuat anda sekalian menangis setelah menontonnya".
Warga Korea Selatan berpendapat anime itu cukup 'dark' dan memiliki unsur-unsur pedofilia.
Beberapa berpendapat itu hanya lah opini rasial karena Sakura adalah orang Jepang.
Sebelumnya beberapa artis Kpop juga sempat diketahui menonton dan bahkan merekomendasikan anime ini ke sosial media mereka.
Artis artis tersebut adalah Taeyong, Woozi, DEX, dan Soobin TXT.
Perlu diketahui, Made In Abyss sendiri adalah anime bergenre dark fantasy, yakni anime dengan latar dunia khayalan penuh monster dan keajaiban.
Sinopsis Made in Abyss
Anime ini bercerita tentang seorang gadis kecil bernama Riko yang melakukan petualangan ke sebuah dunia berbentuk lubang.
Alasan Riko menjelajahi dunia yang menyeramkan ini adalah untuk mencari ibunya, yang juga seorang penjelajah peluit putih.
Dunia ini bernama 'Abyss' atau yang bisa diterjemahkan sebagai neraka di bahasa Indonesia.
Baca Juga: Trailer Terbaru Madame Web Menampilkan Banyak Spiderman Baru, Berikut Pemerannya
Riko bertemu dengan Meg, seorang bocah laki laki setengah robot di lapisan pertama Abyss.
Mereka pun berteman dan akan melanjutkan petualangan bersama kedalam Abyss.
Di awal episode kita sudah disuguhkan dengan dunia asing yang mengagumkan sekaligus mengerikan.
Riko dan Meg tidak tau apa yang akan mereka hadapi kedepannya.
Mereka akan bertemu dengan karakter karakter baru selanjutnya, dan sebagai sesama anak kecil mereka harus bergantung pada satu sama lain.
Mereka bahkan harus melawan monster-monster dan kelompok villain bernama 'The praying hand'.
Dan terus berpetualang sampai mereka bertemu main villain yang bernama 'Bondrewd'.
Anime ini meskipun memiliki penggambaran yang lucu dan ceria, sangat tidak cocok untuk ditonton anak yang dibawah umur dikarenakan banyak terdapat scene-scene berdarah dan mengandung plot yang sulit dicerna oleh anak-anak.
Editor : Agus AP