Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pelestarian Budaya Jadi Tanggung Jawab Bersama

Ida Fadilah • Senin, 16 Desember 2024 | 20:44 WIB
GEMBIRA : Ferry Wawan Cahyono memberikan bingkisan untuk anak-anak di Desa Sigeblog, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.
GEMBIRA : Ferry Wawan Cahyono memberikan bingkisan untuk anak-anak di Desa Sigeblog, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.

RADARSEMARANG.ID, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan kebudayaan daerah dan memelihara warisan budaya adalah tanggung jawab bersama.

“Dalam era globalisasi ini, kita tidak boleh lupa akan asal-usul dan identitas budaya kita, seperti kirab budaya ini. Generasi muda harus bangga dan tidak malu untuk turut serta dalam upaya melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki oleh daerah kita masing-masing,” ujar Ferry.

Pentingnya pendidikan budaya di sekolah-sekolah dan pendidikan formal harus melibatkan unsur-unsur kebudayaan lokal agar generasi muda dapat lebih menghargai dan memahami warisan budaya yang ada.

“Dengan memahami dan mengapresiasi kebudayaan daerah, generasi muda akan lebih termotivasi untuk melindungi dan mewariskannya kepada generasi selanjutnya,” tambahnya.

Para pemuda yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut baik pesan dari Ferry.

Mereka optimis untuk aktif terlibat dalam upaya pelestarian kebudayaan daerah serta menyebarkan nilai-nilai tersebut kepada teman-teman sebaya mereka.

Ferry Wawan Cahyono yang juga Ketua Ormas MKGR Jawa Tengah ini, menyoroti pentingnya budaya dalam menggerakkan sektor pariwisata.

Ferry menekankan bahwa kekayaan budaya yang dimiliki Jawa Tengah tidak hanya menjadi aset lokal, tetapi juga magnet besar bagi pariwisata di wilayah Jawa Tengah.

Menurutnya, Jawa Tengah dianugerahi dengan keberagaman budaya yang kaya, mulai dari tradisi wayang kulit, tari-tarian Jawa, kirab budaya hingga beragam ritual keagamaan yang masih dilestarikan dengan baik oleh masyarakat setempat.

“Budaya Jawa Tengah memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Ini adalah modal besar yang harus dioptimalkan untuk mengembangkan sektor pariwisata kita,” ungkapnya.

Budaya bukan hanya tentang kesenian atau tradisi, tetapi juga melibatkan aspek kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk kuliner, kerajinan tangan, kirab dan festival budaya yang diadakan secara rutin di berbagai daerah di Jawa Tengah.

”Ketika wisatawan berkunjung, mereka tidak hanya mencari tempat-tempat wisata populer, tetapi juga pengalaman yang mendalam tentang kebudayaan lokal. Inilah yang akan meningkatkan kunjungan wisata dan menggerakkan perekonomian di daerah kita,” jelasnya.

Budaya untuk Generasi Mendatang

Selain itu, Ferry juga menyoroti pentingnya perlindungan dan pelestarian warisan budaya agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

“Kita harus menjaga keaslian budaya kita, menghindari komersialisasi yang berlebihan yang dapat mengaburkan nilai-nilai budaya yang sebenarnya. Sebaliknya, kita perlu mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan kelestarian budaya dan lingkungan,” tegasnya.

Dalam upayanya menguatkan sektor pariwisata, Ferry berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah, stakeholder pariwisata, dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi pariwisata Jawa Tengah dengan memanfaatkan kekayaan budaya yang dimiliki.

“Dengan kerjasama yang baik, saya yakin pariwisata Jawa Tengah dapat menjadi salah satu primadona wisata di Indonesia dan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ferry menggarisbawahi untuk memandang budaya sebagai pendorong utama dalam mengembangkan sektor pariwisata, sambil tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan pelestarian warisan budaya untuk kepentingan generasi mendatang. (ifa/ton)

Editor : Tasropi
#Ferry Wawan Cahyono #Pelestarian Kebudayaan #Kirab Budaya #dprd jawa tengah