RADARSEMARANG.ID, MENGAJAR bukan sekadar profesi, tetapi sebuah panggilan jiwa.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman mengajar secara langsung sangat berbeda dengan Program Latihan Profesi (PLP) semasa kuliah.
Perbedaan signifikan terletak pada tanggung jawab pembuatan perangkat pembelajaran seperti RPP, modul, program tahunan (prota), dan program semester (promes).
Guru yang kini mengajar di tingkat SMP ini mengakui bahwa tantangan terbesar di awal karirnya adalah membangun kepercayaan diri dalam menghadapi siswa.
"Awalnya ada kekhawatiran apakah siswa bisa menerima cara mengajar kita dan apakah kita mampu membimbing mereka hingga kenaikan kelas," tuturnya.
Meski menghadapi berbagai tantangan, ia mengaku bersyukur dengan penghasilan yang diterimanya.
Dengan gaji sekitar Rp1.500.000 per bulan ditambah penghasilan dari les privat, ia merasa cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan masih bisa menabung.
Yang lebih membahagiakan, di Magelang tidak ada diskriminasi antara guru honorer, P3K, dan PNS dalam hal seragam dan perlakuan.
Selama berkarir, ia telah mengembangkan diri melalui berbagai pengalaman, termasuk menjadi tentor di beberapa bimbingan belajar seperti AHE dan Orion.
Ia bahkan pernah diterima di Ruangguru's Brain Academy, meskipun akhirnya memutuskan untuk fokus pada tugas utamanya sebagai guru.
Prestasi yang membanggakan adalah kesempatannya berbagi praktik baik penggunaan aplikasi Kuisis di hadapan rekan-rekan guru.
"Tidak menyangka bisa mengajar di sekolah tempat saya dulu bersekolah dan diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman," ungkapnya dengan bangga.
Harapannya kepada pemerintah adalah agar sistem rekrutmen P3K dan PNS dapat dipersiapkan lebih matang, termasuk kejelasan syarat pendaftaran dan penambahan formasi untuk guru mata pelajaran.
"Semoga tidak ada lagi penundaan jadwal dan perubahan persyaratan yang mendadak," harapnya.
Meski terkadang merasa lelah, ia menegaskan bahwa interaksi dengan siswa selalu memberinya energi positif.
"Di setiap kelas pasti ada siswa dengan tingkah unik yang membuat kita semangat," tutupnya sambil tersenyum.(mg34)
Editor : Tasropi