Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ajeng Ayu A Adnanto, Lulusan SMAN 2 Semarang Diterima Tujuh Universitas Luar Negeri, Koleksi 23 Medali

Adennyar Wicaksono • Sabtu, 22 Juli 2023 | 19:55 WIB
SISWA BERPRESTASI: Tatit Novi Sahara, Ajeng Ayu A Adnanto dan Kepala SMAN 2 Semarang, Wiharto berfoto bersama di depan SMAN 2 Semarang, belum lama ini. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SISWA BERPRESTASI: Tatit Novi Sahara, Ajeng Ayu A Adnanto dan Kepala SMAN 2 Semarang, Wiharto berfoto bersama di depan SMAN 2 Semarang, belum lama ini. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Ajeng Ayu A Adnanto memiliki prestasi yang gemilang. Lulusan SMAN 2 Semarang ini, diterima di tujuh universitas luar negeri. 

Putri tunggal dari pasangan Sri Widyastuti dan Adnanto ini, akhirnya menambatkan pilihannya di University of California Davis, Amerika Serikat. Raut wajahnya terlihat lelah. Matanya berbinar.

Namun kebahagiaannya juga tidak bisa disembunyikan. Ditemani ibundanya, Sri Widyastuti, dara kelahiran Semarang, 2 Oktober 2005 ini, bertemu dengan Tatit Novi Sahara, guru pembimbing Ajeng ketika berlaga di berbagai lomba sejak kelas X.

Saking dekatnya, Ajeng pun memanggil Tatit dengan panggilan Mami.

“Alhamdulillah Mi, hampir beres semua. Ini tinggal bpersiapan berangkat,” kata Ajeng setelah sungkem dan melepas rindu dengan Tatit di SMAN 2 Semarang, Kelurahan Gemah.

Tatit mengakui, Ajeng merupakan salah satu siswa beprestasi di SMAN 2 Semarang, sejak kelas 10. Total sudah 23 medali yang dipersembahkan Ajeng, Mulai prestari bertaraf provinsi, nasional bahkan internasional.

Ajeng sendiri menjadi salah satu siswa yang lolos mendapat beasiswa program Indonesia Maju Taman Sains tahap II yang diselenggarakan Kemenko Marives dan Kemendikbud. Ia berhasil menyisihkan ratusan siswa.

Berhasil menjadi wakil Jateng untuk mengikuti pemusatan di Bali selama setahun.

“SMAN 2 mengajukan enam siswa, seleksinya dari nilai rapor, dan lainnya. Alhamdulillah Ajeng bisa lolos,” ujar Tatit.

Setelah menjalani pemusatan di Bali, prestasi Ajeng kian menanjak. Ia berhasil diterima di delapan program studi (prodi) dari tujuh universitas berbeda yang ada di Amerika Serikat, Australia, Canada, Inggris bahkan Belanda.

Mulai dari University of California Davis, University of British Colombia, University of Toronto Kanada, University of Manchester Inggris dan lainnya dari program beasiswa siswa berprestasi.

“Tentu sebagai guru pembimbing saya ikut bangga. Siswa dari SMAN 2 Semarang bisa kuliah di luar negeri dengan program beasiswa siswa berprestasi,” bebernya.

Tatit berpesan kepada Ajeng, agar tetap fokus kuliah dan menimba ilmu ketika berada di Amerika Serikat.

Ia juga berharap agar Ajeng bisa kembali ke Indonesia setelah lulus untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat, demi memajukan bangsa.

Ajeng sendiri telah menentukan pilihan untuk melanjutkan studi di University of California Davis, Amerika Serikat, dengan jursan teknik lingkungan. Prodi itu sesuai dengan mata pelajaran yang ia sukai, berhubungan dengan sains.

“Karena saat lomba dari kelas X, saya minatnya memang yang berhubungan dengan teknik lingkungan. Dan cita-cita saya memang pingin kuliah di Amerika,” jelasnya.

Ajeng mengenang, ketika lolos seleksi dan menjalani pemusatan di Bali, selama setahun ia digembleng materi tentang mata pelajaran biologi, matematika, bahasa inggris, fisika, kimia, dan kewirausahaan.

“Sempat juga ada pelajaran bahasa mandarin, karena cadagannnya di universitas Cina. Alhamdulillah, setelah setahun digembleng saya bisa kuliah di Amerika,” tambahya.

Ibunda Ajeng, Sri Widyastuti mengaku bangga sekaligus sedih karena bakal ditinggal putri semata wayangnya sekitar empat tahun.

Ia berpesan agar Ajeng bisa rajin belajar agar cepat lulus. Terpenting tetap menjaga aqidah agama selama di negeri orang.

“Kemarin kan baru pulang Juni setelah setahun di Bali, ini mau ke Amerika dengan jangka waktu yang lebih lama. Bangga juga, sedih, campur-campur mas, apalagi Ajeng anak saya satu-satunya,” ucapnya.

Meski begitu, Sri Widyastuti memberikan dukungan penuh. Dia pun menyediakan apa yang dibutuhkan Ajeng selama kuliah di laur negeri.

“Saya bersyukur, kalau nggak dari beasiswa pasti saya nggak sanggup biayai anak kuliah di luar negeri,” tandasnya.

Ia berharap, ada Ajeng lain yang bisa berpestasi,membanggakan orang tua, sekolah, bangsa dan negara. (*/zal)

Editor : Agus AP
#University of California Davis #SMAN 2 Semarang #universitas luar negeri