Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kopi Mangrove Masyarakat Pesisir Diklaim Mampu Menambah Stamina dan Menjaga Vitalitas

Agus AP • Selasa, 5 April 2022 | 17:09 WIB
Olah buah pohon mangrove menjadi kopi penjaga stamina dan vitalitas laki-laki. (M IQBAL AMAR/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Olah buah pohon mangrove menjadi kopi penjaga stamina dan vitalitas laki-laki. (M IQBAL AMAR/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID - Ditangan orang kreatif, berbagai macam kopi bermunculan. Selain mengolah biji kopi, ada pula yang mengolah kopi salak, kopi jagung, bahkan kopi mangrove yang berasal dari pesisir Jawa. Jenis kopi ini banyak digandrungi masyarakat hingga dikenal sebagai kopi malam Jumat.

Pohon mangrove memiliki banyak fungsi dan manfaat. Selain memiliki fungsi ekologis sebagai pencegah abrasi, mangrove juga menyimpan potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Ternyata dari buah yang dihasilkan, dapat diolah sebagai bahan dasar kopi. Bahkan berkhasiat menambah stamina dan menjaga vitalitas para lelaki.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu warga Mangkang Wetan, Semarang, melalui mitra binaan Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMat) Jateng yang bekerja sama dengan PT Indonesia Power Semarang (PGU). Terdapat produk kopi mangrove Arjuna yang kondang dipanggil kopi malam Jumat.

Ketua Kelompok Arjuna Berdikari, Ferry menyebutnya, kopi mangrove memiliki banyak penggemar. Khususnya bagi bapak-bapak muda. "Ketika lelah dan loyo usai kerja, biasanya minumnya kopi mangrove Arjuna ini," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di samping itu, kopi mangrove memang memiliki manfaat untuk menambah stamina saat berada di ranjang. Masyarakat setempat punya kebiasaan melakukan hubungan suami istri saat malam Jumat. "Biasanya bapak-bapak minumnya ini (kopi mangrove Arjuna, red) saat malam Jumat. Itu sudah menjadi tren dan kebiasaan," ucapnya.

Ferry memaparkan, racikan kopi mangrove tidak butuh banyak komposisi. Hanya terdapat dua bahan utama. Yaitu biji kopi robusta dan buah mangrove (rhizophora mucronata). "Buah mangrove dijadikan serbuk terlebih dahulu melalui beberapa proses," tandasnya.

Perbandingan antara kopi robusta dengan serbuk buah mangrove yaitu 1:1. Satu kilogram biji kopi robusta dan satu kilogram bubuk buah mangrove. Berbeda dengan kopi lainnya, kopi mangrove tanpa adanya bahan pengawet dan campuran "Bahkan sudah dicek melalui laboratorium, kandungan kafein nyaris tidak ada," imbuhnya.

Pihaknya sudah mulai memproduksi kopi mangrove sejak lima tahun lalu. Namun baru diresmikan dan bekerja sama dengan PGU sejak tahun 2021 lalu. Ke depan akan dilakukan pengembangan Kopi Mangrove Arjuna sebagai produk unggulan. Hingga saat ini, sedang menjalani proses legalisasi usaha melalui Perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Menteri Kewirausahaan KeSEMat Anggoro mengungkapkan, rasa yang dimiliki kopi mangrove Arjuna ini berbeda dengan yang lain. "Ada sedikit rasa coklat atau karamel di dalamnya. Meski agak encer atau kurang kental," pungkasnya. (mg3/ida) Editor : Agus AP
#kopi malam Jumat #Menambah vitalitas #kopi mangrove