Erlangga Agency dirintis sejak 1980. Agen koran ini dikelola oleh Antonius Riyanto. Meski saat ini orang-orang beralih ke media online ataupun media sosial untuk mengakses informasi, ia tetap setia menjalankan bisnis penjualan media cetak hingga sekarang.
“Saya masih ingat betul, saat saya masih kecil tahun 1990, penjualan koran masih ramai. Bahkan bisa mengalahkan majalah,” ceritanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Anton –sapaan akrabnya--mengaku sangat bangga menjadi agen koran. Sebab, pada masa itu, izin untuk mendirikan agen koran masih sulit. Erlangga Agency termasuk yang pertama mendapat izin agen koran di Kota Semarang.
Saat ini, ia menjadi generasi kedua setelah ayahnya. Usaha yang digeluti dapat menghidupi keluarganya. Namun akhir-akhir ini internet semakin canggih. Orang-orang banyak yang mengakses informasi melalui handphone. Hal ini menjadikan usahanya mengalami penurunan. Karena itu, ia harus berinovasi agar usahanya bisa bertahan.
“Sekarang saya bagi sub-sub agen gitu, jadi ada cabangnya,” katanya.
Pria 49 tahun ini menambahkan, untuk bisa mengantar koran sampai ke pelanggan tepat waktu, maka dari penerbit langsung mengirimkan ke sub agennya. Tujuannya, agar pelanggan tidak beralih ke agen lain. Terdapat sembilan sub agen koran di bawah naungannya. Di antaranya, di Pedurungan, Jalan Arteri Soekarno-Hatta, dan Tugu Muda.
Khusus koran Jawa Pos Radar Semarang, Anton memiliki pelanggan setia. Baginya, pelanggan lamanya itu belum puas jika belum membaca koran ini.
“Pelangganku ini sudah enam tahun. Pernah sekali dia tidak mendapat koran Jawa Pos Radar Semarang, akhirnya marah kepada saya. Katanya koran yang lain kurang memuaskan,” jelasnya.
Ia mengatakan, berita Jawa Pos Radar Semarang mudah dipahami. Bahasanya lugas, serta mengupas sampai ke daerah terpencil di Kota Semarang, yang bahkan tidak pernah ditampilkan di media lain.
Sehari agen miliknya menjual koran 500-800 eksemplar. Karena lama menjadi agen koran, membuatnya tidak ingin menghentikan usahanya. Sekalipun kondisinya tidak sebagus dulu.
“Saya akan bertahan hingga detik terakhir. Sebisa mungkin saya akan lakukan inovasi-inovasi, termasuk dalam pelayanan,” jelas Anton.
Bahkan tak segan ia mengantar koran sendiri ke pelanggan. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa terima kasihnya. Dari agen koran, ia juga bisa mempunyai usaha lain. Seperti agen air mineral dan jasa pengiriman paket atau ekspedisi. (cr4/aro) Editor : Agus AP