Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili 2576 Kelenteng Sam Poo Kong Semarang Gelar Konser NDX AKA dan Pagi Boeta

Falakhudin • Senin, 27 Januari 2025 | 12:55 WIB
Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili 2576 Kelenteng Sam Poo Kong Semarang Gelar Konser NDX AKA dan Pagi Boeta
Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili 2576 Kelenteng Sam Poo Kong Semarang Gelar Konser NDX AKA dan Pagi Boeta

RADARSEMARANG.ID, Semarang  Tahun baru Imlek merupakan tahun baru tradisional masyarakat Tionghoa yang berdasarkan penanggalan bulan bersamaan dengan pesta musim semi.

Pada hari itu, biasanya akan dilakukan sembahyang tahun baru di kuil atau di depan meja abu.

Di Semarang, tidak hanya masyarakat Tionghoa saja yang menyambut Imlek, masyarakat dari suku lain pun ikut memeriahkan suasana tahun baru ini. 

Baca Juga: Libur Panjang Isra Miraj-Imlek 2025, Ini 64 Rekomendasi Tempat Wisata Untuk Melancong Lengkap dengan Harga Tiketnya

 

Tahun Baru Imlek dirayakan setiap tahun berdasarkan penanggalan kalender perhitungan Cina.

Berdasarkan SKB 3 Menteri atau Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024 mengenai hari libur nasional dan cuti bersama 2024.

Tahun Baru Imlek 2025 jatuh pada hari Rabu 29 Januari 2025 dan menjadi hari libur nasional. Imlek dikenal sebagai perayaan tahun baru Cina, yang dirayakan oleh sebagian besar masyarakat Tionghoa.

 

Imlek juga merupakan hari besar keagamaan umat Khonghucu, yang sebagaian besar dianut oleh masyarakat Tionghoa.

Perayaan tersebut biasanya dimeriahkan dengan berbagai tradisi yang telah dikenal oleh masyarakat.

Tradisi tersebut juga dapat dinikmati berbagai umat agama.

Untuk merayakan tahun baru Imlek, setiap daerah punya tradisi masing-masing. 

Bahkan tak jarang tradisi ini sudah menyatu dengan budaya lokal.

 

Berikut ini tradisi Imlek di Semarang yang wajib untuk diketahui.

1. Doa Bersama

Kegiatan doa bersama digelar di Kelenteng Tay Kak Sie.

Ini menjadi simbol harapan dan kesatuan masyarakat Semarang.

Umat Tionghoa di Semarang memanjatkan doa agar tahun baru ini membawa keberkahan serta kemakmuran.

 

2. Tradisi Ketuk Pintu

Sebelum diadakan Pasar Imlek Semawis, tradisi ketuk pintu menandai awal dari perayaan Imlek.

Tradisi ini sarat akan makna yang dilakukan untuk memohon restu agar rangkaian Pasar Imlek Semawis bisa berjalanan dengan lancar.

Akan ada rombongan yang mengetuk pintu sembilan kelenteng di Kawasan Pecinan Semarang, sebuah tradisi leluhur yang diwariskan secara turun temurun.

Tradisi ini melibatkan barongsai dan ratusan ibu-ibu berkebaya yang mendampingi perjalanan menuju sembilan kelenteng.

 

3. Pasar Imlek Semawis

Pasar Imlek Semawis ini menjadi pasar kuliner dan budaya yang kerap diadakan untuk perayaan tahun baru Imlek.

Pasar ini juga menawarkan beragam kuliner khas Imlek, kerajinan tangan, serta pertunjukan seni.

Pengunjung dapat menikati suasana meriah yang ditawarkan sambil mencicipi makanan lezat, seperti lumpia, aneka kue tradisional, bakpao, dan masih banyak lagi.

 

Shio Imlek 2025 dan Keberuntungannya

Shio adalah sistem astrologi masyarakat Tionghoa yang digambarkan dengan keberadaan 12 hewan untuk mewakili tahun, bulan, hingga jam.

 

Menurut kepercayaan Tionghoa, shio bisa mengungkapkan nasib, sifat, rezeki, keberuntungan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan seseorang yang lahir sesuai dengan shio yang dimilikinya. 

Diketahui, tahun 2025 akan memasuki shio ular yang menempati urutan keenam dalam siklus 12 tahun shio China.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat China, ular dapat melambangkan sifat kecerdasan, kebijaksanaan, dan transformasi. 

Meski namanya digunakan pada Imlek 2025, Ular juga mesti menghadapi sejumlah tantangan yang ada.

Dari segi kesehatan, shio Ular disarankan untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan mentalnya secara baik.

 

Misalnya saja, mereka diminta bersikap tenang dan beraktivitas santai agar mentalnya tetap terjaga dengan baik. 

Sementara itu, berdasarkan sisi keuangan alias finansial, shio Ular diramalkan bisa berkembang.

Asalkan mereka bisa memprioritaskan stabilitas jangka panjang.

Sisi baiknya, peluang shio Ular pada 2025 dipredikai akan sangat berlimpah.

Hal ini dikarenakan kemampuan analitis Ular yang hebat, terutama saat berhubungan dengan bidang-bidang nonkonvensional. 

Dalam Rangka Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili 2576 Klenteng Sam Poo Kong Semarang akan menggelar konser NDX AKA dan pertunjukan barongsai dalam rangkaian acara Imlek Vaganza 5.0 untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

 

Event tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, dari 25 hingga 29 Januari 2025, dengan target 20.000 wisatawan yang akan mengunjungi kelenteng tersebut selama long weekend.

Ketua Yayasan Klenteng Sam Po Kong, Mulyadi, mengungkapkan bahwa perayaan Imlek tahun 2025 akan lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu (2024) Imlek bertepatan dengan masa tenang, tidak boleh diadakan perayaan apapun.

Sehingga tahun ini, setelah demokrasi sudah selesai, kami kembali mengadakan Imlek Vaganza,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi pada Minggu (26/1).

Mulyadi menjelaskan bahwa event ini akan menyajikan berbagai perlombaan, pertunjukan Barongsai Nacha Dharma dan Barongsai Tonggak San Guo, serta hiburan musik. 

Baca Juga: Kebakaran Hebat Terjadi di Bengkel Tambal Ban Samping Toko Swiss Genuk Ungaran Barat

 

Pagi Boeta dan NDX AKA akan menjadi artis papan atas yang memeriahkan puncak acara pada Rabu (29/1/2025).

“Ada banyak acara menarik di sini, mulai dari lomba-lomba, booth kuliner, atraksi barongsai dan liong, musik dengan band-band lokal ternama, dan puncaknya pada tanggal 29 Januari akan ada penampilan dari NDX,” ujarnya.

Mulyadi juga menargetkan 20.000 pengunjung selama long weekend mendatang, dan untuk mencapai target tersebut, jumlah tiket yang dijual di loket secara langsung akan ditambah. 

Harga tiket masuk pada 25-28 Januari adalah Rp 30 ribu per orang.

Sementara itu, pada puncak acara yang menghadirkan NDX AKA pada tanggal 29 Januari, tiket dibanderol Rp 100.000 per orang mulai pukul 13.00 WIB.

 

“Kami targetkan 20.000 pengunjung, dan saat hari Imlek, targetnya adalah 7.500 pengunjung,” jelasnya.

Pihaknya meyakini bahwa pada libur panjang kali ini, banyak orang asli Semarang yang akan pulang dari perantauan dan menghabiskan waktu di lokasi wisata lokal.

“Apalagi Sam Po Kong jadi pusat kegiatan Imlek di Semarang dan Jawa Tengah. Saya yakin pengunjung akan banyak sekali,” ujarnya. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#tahun baru imlek 2025 #pertunjukan Barongsai Nacha Dharma dan Barongsai Tonggak San Guo #umat Tionghoa #Tradisi Ketuk Pintu #tahun baru imlek #Kawasan Pecinan Semarang #libur panjang #Tahun Baru Imlek 2025 Kongzili 2576 Klenteng Sam Poo Kong Semarang akan menggelar konser NDX AKA #masyarakat tionghoa #kawasan Pecinan #Imlek Vaganza #pasar imlek semawis #Shio Ular #Imlek 2025 #long weekend #Pagi Boeta dan NDX AKA #Kelenteng Tay Kak Sie #tradisi Imlek di Semarang #shio imlek 2025 #kepercayaan Tionghoa #Sam Po Kong jadi pusat kegiatan Imlek di Semarang dan Jawa Tengah #Yayasan Klenteng Sam Po Kong #hari besar keagamaan umat Khonghucu