RADARSEMARANG.ID, Kalau kamu anak 2000-an, pasti hafal lirik "Selamat jalan kawan, cepatlah berlabuh..." .
Selama ini kita kira lagu Selamat Jalan - Tipe-X itu lagu perpisahan biasa.
Ternyata maknanya jauh lebih dalam dan kelam.
Fakta ini dibongkar langsung oleh vokalisnya, Andri Setiawan alias Tresno di podcast Gofar Hilman yang tayang 5 Maret 2021.
Video dengan 509 ribu views itu akhirnya menjawab pertanyaan puluhan tahun: lagu Selamat Jalan terinspirasi dari mana?
Terinspirasi dari Teman yang Meninggal Karena Narkoba
Andri blak-blakan cerita, lagu itu ia tulis untuk temannya sendiri yang meninggal dunia karena narkoba.
Baca Juga: Sabu 6,38 Gram Diamankan, Polisi Buru Pemasok Jaringan Narkoba di Salatiga
"Lagu Selamat Jalan itu sebetulnya lagu temen gue... temen gue meninggal karena... (narkoba)," ungkap Andri di menit 2:13.
Tipe-X yang dikenal sebagai band ska dengan lirik-lirik nakal dan jenaka, ternyata menyimpan satu lagu dengan pesan yang sangat serius dan personal.
Ironi yang Paling Menohok: Ibunya Guru, Anaknya Bandar Sabu
Yang bikin Andri akhirnya menulis lagu ini bukan cuma soal kematian temannya, tapi ironi di balik hidup temannya itu.
"Ada sisi-sisi yang menarik, sisi kontras gitu antara ibunya yang guru, anaknya bandar sabu," kata Andri.
Kontras banget. Sang ibu adalah seorang guru, sosok yang mendidik, sementara anaknya justru terjerumus menjadi bandar sabu. Cerita inilah yang menurut Andri sangat kuat untuk dijadikan lagu.
### Bukan Lagu Glorifikasi, Tapi Ajakan untuk Berhenti
Andri menegaskan, Selamat Jalan bukan untuk merayakan kematian, tapi sebagai sentilan keras buat teman-teman yang masih di jalan yang sama.
"Di lagu itu juga gue nyuruh orang berhenti. Kalau lu akhirnya abaikan, lu meninggal, lu nggak bisa kayak gue bisa ngeliat matahari lagi. Lu nggak bisa menikmati keindahan dunia," jelasnya.
Pesan moralnya jelas: kalau sudah mati karena narkoba, kamu tidak bisa lagi melihat matahari, tidak bisa lagi menikmati indahnya dunia.
Menurut Andri, menasihati teman yang sudah terjerumus narkoba tidak bisa dengan omongan biasa. Harus lewat karya, lewat lagu.
"Gue punya temen banyak yang kayak gitu. Nggak bisa kalau dinasehatin ngomong biasa. Harus dirubah jadi lagu," tutupnya.
Jadi, setiap kali kamu dengar intro ska dari Selamat Jalan, ingatlah bahwa ini adalah surat perpisahan terakhir Andri untuk sahabatnya, sekaligus peringatan untuk kita semua.
****
Editor : Tasropi