RADARSEMARANG.ID, MUSISI senior dan pendiri Dewa 19, Ahmad Dhani Prasetyo, kembali menyita perhatian publik lewat unggahan keluarga yang penuh makna di media sosial.
Dalam postingannya, Dhani memperkenalkan Rusta Sastra Atmaja (juga disebut Rusta Sastra Atmadja) sebagai sosok yang sedang memangku cucu kesayangannya.
Ia menyebut Rusta sebagai bagian dari trah (keturunan) Prabu Siliwangi dan Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati).
Baca Juga: RSUD Sunan Kalijaga Resmikan Klinik Skin Care dan Cathlab Jantung
Unggahan ini memicu diskusi hangat di kalangan netizen. Banyak yang mengomentari perpaduan darah Sunda Dhani dengan budaya Jawa Timur (Surabaya) yang kental, serta klaim garis keturunan bangsawan.
Beberapa komentar menyebut kemiripan wajah, dukungan silsilah, hingga sindiran ringan soal "ngaku-ngaku" trah ningrat yang langsung dibalas pendukung dengan bukti makam leluhur di Garut.
Fakta Valid Silsilah Keluarga Ahmad DhaniMenurut berbagai sumber terverifikasi termasuk Wikipedia dan laporan media, silsilah Dhani memang berakar kuat di tanah Sunda:
- Ayah: Eddy Abdul Manaf (diplomat dan politisi PERTI, anggota DPR-GR 1966), lahir dari keluarga Garut-Sumedang.
- Kakek: Rusta Sastra Atmaja (atau Raden Rusta bin Raden Sastra), yang dimakamkan di kompleks pemakaman keramat Cinunuk, Wanaraja, Garut, bersama ayah Dhani (Eddy Abdul Manaf). Kompleks ini juga menjadi tempat peristirahatan tokoh seperti Pangeran Papak (Raden Wangsa Muhammad), seorang waliyullah keturunan Prabu Siliwangi yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Garut.
Keluarga Sastra Atmadja dikenal sebagai keluarga besar berdarah Sunda dari Garut dan Sumedang. Dhani sendiri sering menyebut dirinya sebagai keturunan keluarga Sastra Atmadja, yang memiliki hubungan dengan keluarga ningrat Sunda lainnya.
Prabu Siliwangi (Sri Baduga Maharaja) adalah raja legendaris Kerajaan Sunda Pajajaran (abad ke-15).
Keturunannya banyak tersebar di wilayah Jawa Barat, termasuk Garut dan Limbangan, melalui jalur lisan dan naskah kuno Sunda.
Klaim keturunan seperti ini umum di kalangan keluarga bangsawan Sunda, meski sering bersifat tradisional dan memerlukan penelusuran silsilah lengkap untuk validasi historis penuh.
Selain darah Sunda, Dhani juga mewarisi garis Eropa dari ibunya, Joyce Theresia Pamela Kohler (keturunan Jerman, dengan kakek buyut Jan Pieter Friederich Kohler).
Perpaduan ini membuatnya memiliki latar belakang multikultural yang kaya.
Reaksi Netizen dan Konteks Budaya
Komentar di postingan Dhani mencerminkan keragaman Indonesia: ada yang bangga dengan persaudaraan darah Sunda-Garut, ada yang bercanda soal budaya "arek Suroboyo" yang mewarnai gaya Dhani, hingga yang menghubungkan dengan tokoh sejarah lain seperti HOS Tjokroaminoto (melalui mantan istri Maia Estianty).
Beberapa netizen menekankan pentingnya bukti makam leluhur di Cinunuk sebagai validasi.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Lebaran 2026 Pakai Bahasa Jawa, Cocok Damel Tiyang Sepah Soho Media Sosial
Dhani, yang lahir dan besar di Surabaya (26 Mei 1972), memang fasih berbahasa Jawa tapi tetap mengakui akar Sundanya.
Ia aktif di musik, politik, dan sering membagikan momen keluarga, termasuk cucu-cucunya.
Unggahan ini tidak hanya sekadar pamer keluarga, tapi juga mengingatkan pentingnya menjaga warisan leluhur, berbuat kebaikan, dan persatuan di tengah keragaman — pesan yang relevan di era media sosial saat ini. (tas)
Editor : Tasropi