RADARSEMARANG.ID - Nama Denny Caknan kembali viral. Namun kali ini bukan soal lagu patah hati atau konser megah, melainkan karena rumah pribadinya di Ngawi mendadak jadi titik COD (Cash On Delivery) favorit warga.
Fenomena unik ini memperlihatkan satu hal yang tak berubah dari Denny: kedekatannya dengan warga kampung sendiri.
Di media sosial, beredar foto dan video warga yang melakukan transaksi jual beli online tepat di depan rumah sang penyanyi. Rumah yang oleh penggemar disebut “Rumah Cunda” itu kini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga jadi landmark baru COD warga Ngawi.
Berbeda dari artis kebanyakan, Denny Caknan dikenal warga sekitar sebagai sosok yang tidak menjaga jarak.
Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Denny menyebut dirinya merasa hanya warga biasa ketika sudah turun panggung.
Ia tak segan meminta warga sekitar untuk mengingatkan dirinya jika suatu hari merasa besar dan terlalu ngartis. Kalimat itu bukan sekadar ucapan, tapi tercermin dari kesehariannya.
Di kampung, Denny tetap dipanggil “Cunda”, panggilan akrab yang sama seperti sebelum namanya dikenal luas.
Ia masih sering terlihat ikut cangkruan bareng teman-teman masa kecil, duduk santai, ngobrol ringan, tanpa pengawalan berlebihan.
Kedekatan Denny dengan warga juga terlihat dari keterlibatannya dalam kegiatan kampung. Ia dikenal sering ikut bantu hajatan warga, membantu persiapan acara, hingga turun langsung kerja bakti kampung dan kegiatan remeh-temeh lainnya.
Bagi warga setempat, Denny bukan sekadar penyanyi terkenal, tapi tetangga sendiri yang kebetulan sukses di panggung nasional.
Padahal, secara finansial, Denny Caknan kini disebut-sebut sebagai salah satu penyanyi papan atas Jawa Timur dengan kekayaan yang tak sedikit. Jadwal manggung padat, lagu-lagunya jutaan kali diputar, namun sikapnya tetap sama seperti dulu.
Fenomena COD di depan rumahnya pun tak disikapi berlebihan. Saat live TikTok, Denny justru menanggapinya dengan gaya bercanda. Ia menyebut siap memasang WiFi dan gazebo agar warga yang COD bisa lebih nyaman.
Candaan itu langsung disambut gelak tawa netizen. Banyak yang memuji sikap santainya, bahkan menyebut Rumah Cunda sebagai “titik COD paling ramah se-Indonesia”.
Meski ada sebagian warganet yang khawatir soal efek FOMO dan privasi, hingga kini aktivitas COD dan pembuatan konten di depan rumah Denny berjalan aman dan tanpa konflik.
Fenomena ini justru menguatkan citra Denny Caknan sebagai artis besar yang tetap jadi wong kampung. Di tengah popularitas dan kekayaan, ia memilih tetap menyatu dengan lingkungannya.
Baca Juga: Atalia Praratya Resmi Gugat Cerai Ridwan Kamil, Sidang Perdana Digelar Pekan Ini
Rumahnya boleh viral. COD boleh ramai. Tapi bagi Denny, pulang ke Ngawi tetap berarti satu hal: pulang sebagai Cunda, bukan sebagai artis.
Dan mungkin, itulah alasan kenapa rumahnya tak sekadar jadi tempat COD—tapi juga simbol kehangatan antara figur publik dan masyarakatnya.(han)
Editor : Baskoro Septiadi