RADARSEMARANG.ID - Para penggemar komik, khususnya yang mengikuti kisah macam superhero, pasti sudah tidak asing dengan cerita Joker dan Harley Quinn!.
Dua pasangan villain super jahat yang menjadi musuh dari The Dark Knight, yakni sang Batman. Kedua pasangan badut tersebut menjadi partner in crime yang menambah bahaya di Kota Gotham.
Namun berakhirnya hubungan diantara keduanya secara canon telah berulang kali ditegaskan oleh DC, putusnya Harley Quinn dan Joker digambarkan berulang kali lewat komik, serial tv hingga yang terbaru dalam film.
Harley Quinn pada akhirnya mulai menyadari bahwa hubungannya bersama Joker hanyalah hubungan toxic dan penuh kekerasan, Harley merasa bahwa dirinya berhak untuk mendapatkan yang lebih baik.
Keduanya akhirnya berpisah, Harley menjalani kehidupannya sendiri dan Joker kini mengenal sosok pengganti Harley Quinn yang bernama Punchline.
Punchline memiliki nama asli Alexis Kaye dan merupakan seorang mahasiswi berprestasi yang terobsesi dengan ideologi "Chaos" ala Joker.
Alexis mulai mengadopsi karakter dan nama barunya 'Punchline' setelah membunuh dosennya di kampus menggunakan racun arsenik yang ia racik sendiri.
Debut pada komik Batman Vol. 3 #89 (2020) dan Year of the Villain: Hell Arisen #3 (2020), Punchline merupakan karakter buatan James Tynion IV & Jorge Jiménez.
Banyak yang mengira karakter 'Punchline' ini hanyalah rip-off atau duplikat pengganti Harley Quinn yang kini telah mendapatkan spotlight di penggemar, khususnya setelah film Suicide Squad.
Terlebih bentuk visual keduanya yang hampir memiliki kemiripan, tentunya dengan make up riasan khas badut dan karakteristik psikopat yang mengintimidasi.
Namun, DC membantah hal tersebut bahkan hingga menyebut bahwa Punchline merupakan 'Anti-Harley Quinn' yang jauh lebih berbahaya.
Jika Harley Quinn menjadi 'gila' berkat cuci otak yang dilakukan oleh Joker, Punchline mengagumi karakter Joker, bahkan ide-ide mengerikannya.
Punchline juga memiliki sifat yang dingin, sadis serta misterius, berbeda dengan Harley Quinn yang memiliki kecenderungan humoris dan bermain-main.
Pacar baru Joker ini juga menempatkan dirinya sebagai 'partner dalam kekacauan' bukan sekedar sidekick ataupun komedian seperti yang dilakukan oleh Harley.
Untuk keahlian, Punchline memiliki berbagai kemampuan yang cukup mumpuni sebagai karaktee villain DC Comics, Ia ahli dalam racun, pertarungan kombat dan yang paling berbahaya adalah sifat manipulasinya yang mengerikan.
Punchline disebut mampu mempengaruhi orang-orang untuk mengikuti ideologi ekstremnya, dalam hal ini ia meyakini sifat nihilistik bahwa kehidupan tidak memiliki makna selain bisa diciptakan lewat kekerasan dan kekacauan.
Source: DC Comics, DC Database
Editor : Baskoro Septiadi