RADARSEMARANG.ID - Ditengah huru-hara permasalahan isu ijazah palsu mantan presiden, nama Universitas Gadjah Mada sedang disoroti banyak pihak.
Meskipun, masih banyak pihak yang berdebat mengenai isu ijazah palsu dan hingga kini belum juga usai.
Barreskrim (Badan Resesrse Kriminal) Polri telah resmi menyatakan bahwa ijazah kelulusan milik Presiden Jokowi adalah asli dan menutup kasus tersebut.
Baca Juga: Aktor Korea Choi Jung Woo Meninggal Dunia, Penyebab Kematiannya Belum Diketahui
Pihak Universitas Gadjah Mada, Sigit Sunarta, Dekan Fakultas Kehutanan UGM juga telah mengklarifikasi hal tersebut dengan menyebutkan bahwa ia menyesalkan informasi yang beredar di sosial media.
Bahkan menyebut bahwa Rismon Hasiholan Sianipar, sosok yang menyangsikan keaslian ijazah milik Joko Widodo justru membuat polemik di masyarakat.
Bagaimana pun, isu ini terus menyebar di masyarakat secara luas. Tak jarang pemberitaan terkait isu tersebut juga membentuk opini masing-masing di mata orang-orang.
Baca Juga: Davina Karamoy Sering Curhat Diselingkuhi, Lyodra Siap Pasang Badan
Salah satunya yang baru-baru ini ramai di sosial media adalah ungkapan artis Sahrul Gunawan yang menyatakan bahwa ia tidak memperbolehkan anaknya untuk berkuliah di Universitas Gadjah Mada.
Hal tersebut langsung ramai dibincangkan oleh para warganet dan dikaitkan oleh isu ijazah palsu yang ramai merebak sebelumnya.
Tak jarang orang-orang membuat isu ini sebagai upaya untuk menghindarkan keluarga dari institusi pendidikan tersebut,bahkan isu boikot.
Terlebih, anak dari Sahrul Gunawan, Ezzar diketahui sudah lulus program pendidikan double-degree.
Menanggapi isu yang berkembang di internet, Sahrul langsung menegaskan hal ini tidak ada kaitannya dengan masalah ijazah palsu.
Alasan dari penolakan Sahrul beserta istri untuk menguliahkan anaknya di Universitas Gadjah Mada semata-mata adalah karena preferensi pribadi.
Baca Juga: Sosok Kevin Wazeng yang Belum Lama Melamar Penyanyi Mawar AFI
Baca Juga: Dari Panggung ke Layar Kaca? Lyodra Pertimbangkan Akting, Randy Martin Dukung 100 Persen
Ia menyebutkan bahwa belum siap untuk melepaskan anak mereka untuk hidup di Jogja, jauh dari kediaman mereka yang ada di Jakarta.
Sahrul pun lebih menyarankan kepada sang anak, Ezzra agar melanjutkan studi perkuliahannya di Jakarta agar tetap dekat dengan keluarga.
Terkait polemik isu yang dikaitkan sebelumnya mengenai ijazah palsu presiden, dirinya menyatakan bahwa yakin tentang mantan presiden Joko Widodo benar-benar lulusan Universitas Gadjah Mada.
Souce: Jawa Pos, Universitas Gadjah Mada
Editor : Baskoro Septiadi